Follow detikFinance
Selasa, 14 Agu 2018 19:34 WIB

JK Pastikan Indonesia Tak Terpengaruh Krisis Ekonomi Turki

Noval Dhwinuari Antony - detikFinance
Foto: Wapres Jusuf Kalla (JK). (Noval-detikcom) Foto: Wapres Jusuf Kalla (JK). (Noval-detikcom)
FOKUS BERITA Krisis Ekonomi Turki
Jakarta -
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) memastikan Indonesia tidak terpengaruh dengan krisis ekonomi yang sedang menimpa Turki, akibat anjloknya mata uang lira terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Indonesia dikatakan JK memiliki nilai perdagangan yang relatif kecil dengan Turki.

"Kita kan perdagangan kita tidak banyak, US$ 1 miliar, US$ 2 miliar (Turki) dengan Indonesia," kata JK di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (14/8/2018).

Turki memiliki hubungan perdagangan yang bernilai besar dengan negara-negara di sekitarnya khususnya negara-negara Eropa.

"Dia hubungannya dengan Eropa dengan negara-negara sekitarnya, perdagangan kita tidak besar," ujarnya.


JK juga menyebut Indonesia dan Turki berbeda dari segi ekonomi, salah satunya tingkat inflasi Turki yang lebih tinggi dari RI.

"Saya kira kita beda dengan Turki, saya baru bicara dengan Ibu Ani (Menkeu Sri Mulyani), itu Turki dengan Indonesia beda, dia inflasinya 17% kita cuma 3,5%" tuturnya.

Sri Mulyani yang saat itu bersama JK meluruskan, inflasi Turki yang disebut JK 17% adalah 15,9%. JK juga menyebut Turki memiliki pertumbuhan ekonomi yang tinggi dengan tingkat inflasi yang tinggi.

"Pertumbuhannya dia lebih tinggi dari kita, tapi karena pertumbuhan lebih tinggi dari kita, tapi infalsinya tinggi, itu uang itu menjadi lemah jadinya," ujarnya.

(nvl/fdl)
FOKUS BERITA Krisis Ekonomi Turki
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed