Negara Asia Pasifik Sepakat Berantas Kemiskinan
Jumat, 05 Agu 2005 13:53 WIB
Jakarta -
Hasil pertemuan tingkat menteri negara Asia Pasifik menyepakati akan melaksanakan program kerja konkret untuk mengatasi kemiskinan. Ini menjadi salah satu kesepakatan yang tertuang dalam Piagam Jakarta."Kami juga sepakat untuk meningkatkan sumber keuangan untuk pencapaian pembangunan melalui pendanaan seperti pinjaman atau pun swap," kata Menko Kesra Alwi Shibab pada saat penutupan Millenium Development Goals Asia Pasifik di Jakarta Convention Center (JCC), Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Jumat (5/8/2005).Negara-negara se-Asia Pasifik juga akan meningkatkan solidaritas dan kerja sama secara konkret untuk menciptakan kemitraan regional. Selain itu, mereka juga menyoroti soal kenaikan harga minyak yang dinilai sangat mempengaruhi pencapaian pembangunan. "Makanya kami tengah berupaya mencari energi alternatif dan mendukung upaya penghematan energi," kata Alwi.Pertemuan ini, lanjut dia, akan memberi peluang bagi Indonesia untuk peningkatan kerja sama guna mendorong proses pencapaian tujuan pembangunan nasional. Termasuk juga dalam upaya pengentasan kemiskinan.Pelaksanaan pertemuan tingkat menteri ini dinilainya akan meningkatkan kepercayaan internasional kepada Indonesia dalam mendorong agenda pembangunan global. Kesepakatan ini juga nantinya akan disampaikan kepada sidang majelis umum PBB pada 14-16 September 2005. Pertemuan tingkat menteri ini dibuka Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kemarin di JCC. Pertemuan itu diwakili oleh 41 perwakilan negara. Hadir 19 pejabat setingkat menteri dan 196 anggota delegasi negara Asia Pasifik, antara lain Jepang, Korea Selatan, dan Malaysia.
(mar/)










































