Indonesia Tak Akan Krisis Seperti Turki

Hendra Kusuma - detikFinance
Rabu, 15 Agu 2018 08:28 WIB
Indonesia Tak Akan Krisis Seperti Turki
Foto: Rachman Haryanto

Krisis ekonomi yang menimpa Turki diprediksi memberikan pengaruh pada realisasi investasi di Indonesia. Perlambatan pertumbuhan realisasi penanaman modal di tanah air pun sudah mulai terasa.

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi di sepanjang semester I-2018 mencapai Rp 361,6 triliun. Angka itu tumbuh 7,4% dibanding realisasi investasi di semester I-2017 sebesar Rp 336,7 triliun. Namun pertumbuhannya mengalami perlambatan, sebab di semester I-2017 tumbuh 12,9%.

Sementara realisasi penanaman modal di triwulan II-2018 (April-Juni) sebesar Rp 176,3 triliun. Angka itu turun dibanding realisasi investasi triwulan I-2018 (Januari-Maret) sebesar Rp 185,3 triliun.

"Dampak krisis Turki, transmisinya adalah melalui pasar uang dan pasar modal, yang mana terjadi penurunan likuiditas terutama dolar di seluruh dunia akibat penarikan kembali investor modal yang mereka investasikan di negara berkembang," kata Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong di Gedung BKPM, Jakarta, Selasa (14/8/2018).

Menurut Thomas penarikan modal yang dilakukan investor asing dilakukan negara-negara dengan ekonomi berkembang termasuk Indonesia. Hal itu pun cukup memberikan pengaruh pada realisasi investasi.

Dia juga memperkirakan, krisis ekonomi di Turki akan memberikan pengaruh pada realisasi investasi PMA di triwulan III dan IV 2018. Meskipun dia masih yakin target realisasi investasi tahun ini sebesar Rp 765 triliun masih bisa dicapai meski berat.

Meski begitu Thomas yakin pemerintah akan mencari upaya untuk menepis imbas dari krisis ekonomi di Turki. Dia juga yakin imbas krisis ekonomi di Turki juga akan menjadi pembahasan dalam acara pertemuan IMF-World Bank di Bali pada Oktober 2018 mendatang.