Target Produksi Minyak di APBN-P Tidak Akan Tercapai

Target Produksi Minyak di APBN-P Tidak Akan Tercapai

- detikFinance
Jumat, 05 Agu 2005 14:34 WIB
Jakarta - Target produksi minyak di APBN-P yang sebesar 1,125 juta barel per hari tidak akan tercapai karena penurunan produksi di lapangan lama sebesar 15 persen. Ini terlihat dari data produksi minggu lalu yang hanya sebesar 1,062 juta barel per hari. "Kita akan upayakan meningkatkan produksi dari lapangan lama yang mengalami penurunan produksi sebesar 15 persen. Kami akan mengurangi penurunan produksi itu hanya 6 persen dan ditambah produksi lapangan yang baru ditemukan," kata Dirjen Migas Iin Arifin Takhyan di Departemen ESDM, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (5/8/2005).Indonesia, dinilai Iin, lebih boros dalam pengunaaan energi. Dia membandingkan dengan negara Jepang. Untuk menaikkan pendapatan per kapita sebesar US$ 1, Indonesia membutuhkan energi lebih banyak 18 kali dari energi yang dipakai orang Jepang. "Makanya diperlukan demand side management yaitu diversifikasi energi dan konservasi energi," kata Iin.Sementara, Direktur Pengolahan Pertamina Suroso Atmomartoyo mengatakan, pada tanggal 12 September mendatang salah satu kilang di Cilacap akan berhenti karena overhaul. Kilang ini mengolah minyak 220 ribu barel per hari.Nantinya akan dilakukan maintenance selama 21 hari. Namun kalau stok berada di level tidak aman maka overhaul tidak akan jadi dilakukan. "Soalnya produksi minyak di kilang Cilacap adalah yang terbesar," ujar Suroso. (mar/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads