Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 20 Agu 2018 16:19 WIB

Impor Beras Bulog Jadi 2 Juta Ton, Enggar: Buat Cadangan

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Muhammad Iqbal Foto: Muhammad Iqbal
Jakarta - Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah menambah izin impor beras kepada Perum Bulog sebesar 1 juta ton. Dengan begitu, total izin telah mencapai 2 juta ton.

Menurut Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita, beras tersebut nantinya untuk disimpan sebagai beras cadangan Bulog. Beras tersebut baru akan disebar ke pasar jika sedang dibutuhkan.

"Nanti serahkan pada Bulog sebagai cadangan. Cadangan dulu, kalau perlu baru dipakai," kata Enggar ditemui di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta Selatan, Senin (20/8/2018).

Dia menyampaikan tambahan izin impor terhadap Bulog telah diputuskan dalam rapat koordinasi (rakor) yang dipimpin Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution. Rakor diikuti beberapa pihak terkait lain.

"Sudah lama keluar (izinnya). Pas rakor, itu rakor. Nggak ada (izin) yang keluar tanpa rakor," sebutnya.


"Rakor yang sudah menetapkan. Rakor itu dipimpin oleh Pak Menko, dihadiri oleh Pak Mentan (Menteri Pertanian), Dirut Bulog, dan juga saya, serta Kementerian BUMN. Itu keputusan rakor," jelasnya.

Namun Enggar tak menjelaskan secara detail, misalnya beras tersebut bakal diimpor dari negara mana. Menurutnya hal itu bisa ditanyakan ke Bulog selaku badan usaha yang diberi izin mengimpor.



"Tanya sama Bulog yang impor. Kita memutuskan itu segala macam. Dan itu tender terbuka oleh Bulog," tambahnya. (zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com