Follow detikFinance
Rabu, 22 Agu 2018 10:20 WIB

Harta Keluarga Terkaya di Dunia Ini Setara Belanja APBN RI

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Foto: Thomson Reuters Foto: Thomson Reuters
Jakarta - Keluarga Walton, pendiri perusahaan dengan pendapatan terbesar di dunia, yakni Walmart yang bergerak di sektor ritel terus menambah pundi-pundi harta kekayaannya. Mereka merupakan keluarga terkaya yang ada di muka bumi ini.

Kekayaan keluarga itu mengalami peningkatan US$ 11,6 miliar atau sekitar Rp 168,2 triliun (kurs Rp 14.500) pada Kamis pekan lalu setelah Walmart memberikan laporan hasil penjualannya di kuartal kedua 2018. Dengan tambahan harta tersebut, maka nilai kekayaan keluarga Walton mencapai US$ 163,2 miliar atau setara Rp 2.366,4 triliun.

Harta kekayaan keluarga Walton tersebut bahkan hampir setara dengan nilai belanja negara pemerintah Indonesia yang tercantum dalam Rancangan Anggaran Penerimaan dan belanja Negara (RAPBN) 2019 yang sebesar Rp 2,439,7 triliun.

Tahun ini memang merupakan tahun yang luar biasa bagi keluarga tersebut. Pada bulan Mei lalu, total harta kekayaan keluarga Walton mengungguli kekayaan Jeff Bezos, Bill Gates, dan Warren Buffett yang merupakan tiga orang terkaya di dunia dalam daftar Forbes 2018.

Kemudian kurang dari satu minggu kemudian, Walmart berhasil menduduki posisi nomor 1 dalam daftar Fortune 500 untuk enam tahun berturut-turut. Dengan pendapatan US$ 500,3 miliar, perusahaan ritel itu menempati peringkat teratas dalam daftar perusahaan terbesar Amerika.



Walmart sendiri telah masuk dalam jajaran perusahaan terbesar Amerika yang dirilis Fortune 500 selama 24 kali sejak majalah tersebut terbit pada 1995 lalu, dan lebih dari 12 kali berada di peringkat pertama.

Sang pendiri, Sam Walton bahkan tak pernah berpikir bisninya bisa sebesar sekarang. Saat itu, dia justru berpikir bisnis ritelnya hanya akan melayani daerah pedesaan dan membantu masyarakat sekitar dalam mendapatkan kebutuhan sehari-hari.

Saat mendapatkan gelar di bidang ekonomi di University of Missouri di Columbia pada 1930-an, Walton membuka toko Walmart pertama di Arkansas pada 1962 lalu. Perusahaannya berkembang pesat dan jadi perusahaan publik pada 1970.

Wal-Mart menjalankan ribuan toko diskon, Supercenters, Sam's Clubs, dan toko-toko internasional, serta terus berkembang dan membuka lokasi-lokasi baru.

Sejak Walton melepaskan perannya sebagai CEO pada tahun 1988, perusahaan ini telah dipimpin oleh empat kepala eksekutif, David Glass, Lee Scott, Michael Duke, dan CEO saat ini, Doug McMillon. Sementara Walton dan istrinya Helen membesarkan empat anaknya, yakni Rob, John, Jim, dan Alice.

Pada tahun 1992, Presiden George H. W. Bush memberikan penghargaan 'Medal of Freedom Presidential', yakni sebuah penghargaan sipil tertinggi Amerika Serikat yang setara dengan Congressional Gold Medal.

Penghargaan tersebut merupakan hadiah terakhir untuk Walton, dia meninggal pada tahun yang sama setelah mendapat penghargaan tersebut. Saat itu, keluarganya sudah menjadi orang terkaya di negara itu, bahkan mereka disebut sebagai pedagang paling sukses pada masanya.

Kemudian putra Walton, John, meninggal dalam kecelakaan pesawat pada 2005 dan istri Walton, Helen meninggal pada 2007. Sementara tiga anak yang masih hidup memiliki sekitar 50% saham Walmart dan mereka serta keluarga mereka masih membantu memimpin bisnis.

Rob salah satu anak Walton, kini menjadi orang terkaya ke-15 di dunia, dia juga memimpin perusahaan selama lebih dari dua dekade setelah ayahnya meninggal pada tahun 1992. Kemudian menantu laki-lakinya, Greg Penner mengambil alih pada tahun 2015.

Jim yang juga anak Walton, memiliki posisi sebagai dewan di perusahaan selama lebih dari satu dekade sebelum menyerahkan kursi ke putranya, Steuart, pada tahun 2016 lalu. Bersama dengan saudarinya Alice, Jim mengelola perusahaan induk keluarga, Walton Enterprises, perusahaan terbesar pemegang saham.

Saat ini, pewaris dan filantropis Alice adalah wanita terkaya di dunia menurut daftar miliarder Forbes 2018. Alice yang merupakan anak bungsu dari Sam Walton dilaporkan memiliki kekayaan senilai US$ 46 miliar.

(fdl/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed