Conoco Diminta Berikan Kepastian Soal Pengelolaan Blok A
Senin, 08 Agu 2005 14:59 WIB
Jakarta - Pemerintah meminta Conoco Phillips memberikan kepastian kelanjutan dari pengelolaan lapangan gas di blok A di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Pasalnya, pasokan gas dari blok A tersebut diperlukan untuk mensuplai gas PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) dalam jangka panjang."Kita sudah sampaikan kepada Conoco untuk segera memberikan kepastian. Kita tidak bisa tunggu lama-lama lagi," kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Purnomo Yusgiantoro usai berbicara dalam diskusi Proyek Pengembangan Coal Bed Methan, di Hotel JW Marriott, Jakarta, Senin (8/8/2005).Kendati telah didesak oleh pemerintah, pihak Conoco Phillips hingga kini belum juga memberikan jawaban. "Kita telah beberapa kali melakukan pertemuan dan hingga kini mereka belum secara resmi menyatakan sikapnya. Kita tidak bisa tunggu lama lagi," tegas Purnomo.Medco BerminatPada kesempatan yang sama CEO Medco Energi Internasional Hilmy Panigoro menyatakan keinginannya mengelola lapangan gas di Blok A. Namun pihaknya belum mendapat kepastian soal keputusan apakah Conoco Phillips akan benar-benar melepaskan lapangan tersebut."Yang saya dengar memang seperti itu. Tentunya kita sangat ingin berpartisipasi untuk mengelolanya," kata Hilmy.Hilmy belum dapat memastikan apakah pihaknya akan menggandeng investor lain untuk mengelola lapangan gas tersebut. "Kemungkinan kita akan bekerjasama. Tapi itu belum pasti. Kita tunggu saja keputusan resminya nanti," ujarnya.Seperti diketahui Conoco Phillips berkeinginan melepas hak pengelolaannya terhadap lapangan gas di blok A. Salah satu investor yang berminat mengelola lapangan tersebut adalah Energi Mega Persada.
(san/)











































