Pertamina Berikan Subsidi Pembelian Solar Bagi Nelayan

Pertamina Berikan Subsidi Pembelian Solar Bagi Nelayan

- detikFinance
Senin, 08 Agu 2005 18:37 WIB
Jakarta - Pertamina akan memberikan subsidi kepada nelayan setiap pembelian 24 kiloliter solar. Dicontohkan jika seorang nelayan membeli 25 kiloliter, maka kelebihan satu kiloliter dibayarkan atau dibeli dengan harga valas.Demikian disampaikan oleh Dirut Pertamina Widya Purnama kepada wartawan di Jakarta, Senin (8/8/2005).Sebelumnya kalangan nelayan mengeluhkan sikap Pertamina yang tidak bersedia memberikan lagi solar bersubsidi. Langkah Pertamina diyakini untuk menekan konsumsi BBM sejalan dengan Inpres No 10/2005 tentang penghematan energi.Sementara itu Kepala Divisi BBM Pertamina Ahmad Faisal menyatakan, dari 107 depot milik Pertamina di seluruh Indonesia, ada sekitar 7 depot kritis yang stoknya kurang dari 3 hari. Daerah-daerah yang stoknya kritis antara lain Bengkulu, Gorontalo, Maumere, Sampit, Bitung dan Kijang (Kepulauan Riau).Menyangkut stok BBM nasional, Faisal menyatakan, dalam kondisi aman yakni 21 hari. "Stok aman. Stok premium hari ini mencapai 17,1 hari, minyak tanah 22,7 hari, solar 21,7 hari. Stok BBM per hari mencapai 182 ribu kiloliter," tukasnya.Blok CepuDalam kesempatan yang sama Dirut Pertamina Widya Purnama menyebutkan area blok Cepu 100 persen dimiliki oleh Pertamina. Bahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) disebutkan jika ada kerjasama Pertamina dengan Exxon, maka porsi Pertamina adalah 55 persen dan Exxon 45 persen. Sementara porsi Pemda, lanjut Widya, voting right-nya ada di Pertamina. Sehingga nantinya yang akan memberikan ke Pemda adalah Pertamina."Participation interest yang 10 persen adalah right dari Pertamina, karena Pertamina adalah single majority," ujarnya. Selain itu Pertamina juga merencanakan membuka kembali sumur-sumur tua yang berkedalaman 1.500-2.000 meter untuk ditawarkan kepada investor. Pertamina saat ini setidaknya memiliki 40 wilayah kerja yang siap ditawarkan. Sumur tua ini akan dicoba digali kembali agar bisa menaikkan produksi minyak Indonesia."Mudah-mudahan bisa ketemu minyak yang banyak itu. Jika dibor lagi akan mendapat minyak dan kita berdoa akan menjadi produsen minyak yang besar dan kembali ke zaman keemasan. Kita undang investor. Yang penting investor punya uang dan pengalaman, silakan saja datang. Kita akan buat confidential agreement dan kita akan berikan datanya. Setelah itu silakan untuk dieksplorasi," tuturnya. (san/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads