Pasokan Gas untuk Industri di Jawa Normal Medio 2006
Selasa, 09 Agu 2005 15:43 WIB
Jakarta -
Pasokan gas untuk industri di Pulau Jawa akan kembali normal pada pertengahan tahun 2006, setelah PT Perusahaan Gas Negara (PGN) mendapatkan pasokan gas dari lapangan Maleo, Jawa Timur, yang dikelola oleh Santos."Kami akan mendapatkan pasokan gas dari Santos sebesar 100 juta million metric cubic feet per day (mmcfd). Jadi Juli 2006 masalah ini akan selesai," kata Dirut PGN WMP Simanjuntak di Jakarta, Selasa (9/8/2005).Pasokan gas untuk industri di Pulau Jawa mengalami penurunan dari 120 mmcfd menjadi 80 mmcfd. Akibatnya, sejumlah pelaku industri mengeluhkan minimnya gas yang mengakibatkan terganggunya produksi.Simanjuntak menyatakan, PGN akan berusaha mengatasi pasokan gas tersebut dengan mendapatkan pasokan gas dari lapangan-lapangan kecil di Pulau Jawa. Diharapkan pengurangan pasokan gas yang sebesar 35 persen bisa ditekan menjadi 15 persen."Agustus ini akan ditekan menjadi 15 persen, dan berikutnya pada September akan dipertahankan tetap 15 persen. Baru pada pertengahan 2006 akan normal lagi," kata Simanjuntak.Terjadinya pengurangan pasokan gas, lanjutnya, karena ada perbaikan di sejumlah lapangan gas dan depo milik Pertamina. "Tapi mulai Agustus akan ada perbaikan," tandas Simanjuntak.Kepala BP Migas Kardaya Warnika menyatakan, untuk mengatasi masalah ini, akan ada pembicaraan antara PLN dengan PGN. Ada beberapa pemikiran agar cadangan gas untuk PLN akan dialirkan ke pelanggan industri. Sebagai kompensasinya, PLN mendapat keuntungan dari menjual gasnya ke PGN. "Tapi ini akan dibicarakan lebih lanjut, bagaimana penyelesaiannya," katanya.
(qom/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































