Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 31 Agu 2018 15:05 WIB

Omzet Pedagang Ponsel Sudah Turun 50% Karena Rupiah Loyo Terus

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Foto: Puti Aini Yasmin/detikFinance Foto: Puti Aini Yasmin/detikFinance
Jakarta - Nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar terus mengalami pelemahan hingga siang ini nyaris menembus Rp 14.800. Hal ini pun menyebabkan omzet penjualan handphone ikut berkurang hingga 50%.

Salah satu penjualan handphone di ITC Kuningan, Cici mengaku omzet penjualan mengalami penurunan sejak tahun 2016. Ia menilai hal tersebut dipengaruhi kondisi ekonomi secara global, termasuk pelemahan rupiah.

"Ya ini kan kondisi ekonomi global lagi gejolak jadi mungkin ngaruh. Ini sejak 2016 sampai sekarang ada penurunan omzet 50%," kata Cici kepada detikFinance di lapaknya, Jakarta, Jumat (31/8/2018).

"Jadi ada pengaruh global, pelemahan rupiah, terus penjualan online itu penyebabnya," sambungnya.



Pedagang lainnya, Bobby juga mengatakan hal yang serupa. Ia mengaku mengalami penurunan omzet hingga 30% sejak tahun 2016.

"Dari tahun 2016 ini adalah penurunan 25%-30%. Banyak faktor penyebab seperti kondisi ekonomi, saya pikir, sama penjualan online kan banyak ya," tutup dia.

Sekadar informasi, nilai tukar rupiah memang mengalami gejolak sejak 2015 yang saat itu mencapai Rp 14.650 dan saat ini di level Rp 14.799 yang merupakan angka tertinggi dalam kurun waktu 3 tahun.


Dolar Capai Rp 14.800, Harga Ponsel Masih Normal, tonton videonya di sini:

[Gambas:Video 20detik]

(dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com