Darmin Rapat 2 Jam Soal Investasi Hyundai di RI, Ini Hasilnya

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Senin, 03 Sep 2018 12:38 WIB
Foto: Puti Aini Yasmin/detikFinance
Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution dengan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dan Kepala BKPM Thomas Lembong pagi ini menggelar rapat soal investasi PT Hyundai Mobil Indonesia (HMI). Rapat digelar selama dua jam dari pukul 09.00 WIB hingga 11.00 WIB.

Usai rapat, Airlangga mengungkapkan masih belum ada pembahasan secara spesifik terkait rencana investasi oleh PT HMI. Pasalnya, hingga saat ini dirinya belum menerima surat resmi permintaan investasi tersebut.

Namun, Airlangga menekankan persoalan investasi di Indonesia harus dibahas secara serius. Hal itu dilakukan untuk mencegah persaingan yang tidak sehat di pasar Indonesia.

"Jadi banyak perusahaan komponen dalam negeri minta agar diberlakukan SNI agar lebih ketat karena ini dalam tanda petik mengurangi impor. Jadi mencegah persaingan yang tidak sehat," kata dia di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (3/8/2018).


Selain itu, Airlangga juga memastikan PT HMI akan mendapatkan insentif baik berupa tax holiday ataupun tax allowance. Namun, fokus tersebut tidak termasuk dalam pembahasan rapat.

Lebih dari itu, sejatinya insentif ini tak hanya diberikan khusus kepada PT HMI, tapi juga berlaku untuk semua pelaku usaha.

"Kalau kita insentif yang ada saja, tax holiday dan lain-lain tapi persoalan bukan itu kalau kita bicara. Kalau tax holiday kan bukan eksklusif buat perusahaan tetapi berlaku untuk semua," papar dia.

Sekadar informasi, Ketua Komite Tetap Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia untuk Korea Selatan, Jongkie D Sugiarto beberapa waktu lalu sempat mengatakan adanya rencana PT HMI berinvestasi Indonesia.




Saksikan juga video 'Menteri Susi Ajak Pengusaha Jepang Investasi di Indonesia':

[Gambas:Video 20detik]

Darmin Rapat 2 Jam Soal Investasi Hyundai di RI, Ini Hasilnya
(fdl/fdl)