Penumpang Kereta Api di Juli Naik 11,41% Jadi 36 Juta

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Senin, 03 Sep 2018 18:24 WIB
Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penumpang kereta api pada Juli 2018 mengalami kenaikan 11,41% menjadi 36,8 juta orang. Pada Juni 2018, jumlah penumpang kereta api sebanyak 33,03 juta orang.

"Jumlah penumpang kereta api pada Juli 2018 sebanyak 36,8 juta orang," kata Kepala BPS dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (3/9/2018).

Dari jumlah tersebut, 29,1 juta di antaranya merupakan penumpang commuter line atau 79,04% dari total penumpang kereta api. BPS mencatat peningkatan jumlah penumpang terjadi di Jabodetabek 17,13%, di Jawa non Jabodetabek dan Sumatera masing-masing turun 5,84% dan 6,45%.


Jumlah barang yang diangkut menggunakan kereta api juga mengalami kenaikan 21,66% menjadi 4,4 juta ton dibandingkan Juni 2018 sebesar 3,6 juta ton.

Selama Januari-Juli 2018, jumlah penumpang kereta api mencapai 243 juta orang atau naik 10,07% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sepanjang Januari-Juli 2018 juga tercatat barang yang diangkut kereta api naik 16,57% menjadi 27,7 juta ton.

Angkutan Udara

Jumlah penumpang angkutan udara domestik pada Juli 2018 sebanyak 9 juta orang atau naik 5,97% dibandingkan Juni 2018. Jumlah penumpang dengan tujuan luar negeri naik 4,34% menjadi 1,6 juta orang.

Kenaikan penumpang terjadi di Bandara Juanda sebesar 21,18%, Hasanuddin 14,02%, Ngurah Rai 13,90%, Kualanamu 7,30%, dan Soekarno Hatta 6,70%. Jumlah penumpang domestik terbesar melalui Soekarno Hatta mencapai 2,1 juta orang atau 23,81% dari total penumpang domestik kemudian diikuti Juanda 856 ribu orang atau 9,56%.


BPS mencatat selama Januari-Juli 2018 jumlah penumpang domestik mencapai 54,8 juta orang atau naik 8,70% dan jumlah penumpang internasional mencapai 10,3 juta orang atau naik 7,78% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Untuk penumpang dengan tujuan luar negeri sebanyak 1,6 juta orang tidak termasuk jemaah haji. Kenaikan penumpang dengan penerbangan internasional paling besar terjadi di Bandara Juanda 19,01%, Ngurah Rai 10,48%, dan Soekarno Hatta 0,09%.

Jumlah penumpang internasional terbesar melalui Bandara Soekarno Hatta mencapai 644,1 ribu orang atau 40,56% dari total penumpang ke luar negeri, diikuti Ngurah Rai 617,5 ribu atau 38,88%. (ara/eds)