Dari seluruh biaya operasional, biaya sewa pesawat memiliki andil sebesar 35%, sedangkan avtur mencapai 43%.
"Pasti (berpengaruh) karena kan ada biaya-biaya yang mesti dibayar pakai dolar AS. Jadi yang bayar dengan dolar itu sewa pesawat itu menyumbang 30-35% dari total biaya. Kalau fuel sekitar 40-43%," jelas dia di Hotel Kempinski, Jakarta, Jumat (7/9/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Citilink juga akan menambah jam terbang menuju daerah yang memiliki frekuensi besar. Dengan begitu peningkatan utilisasi bisa menekan biaya produksi.
"Jadi kita menaikkan utilisasi itu juga salah satu upaya kita jadi dengan menaikkan utilisasi pesawat. Utilisasinya tinggi maka cost-nya akan turun," jelas dia di Hotel Kempinski, Jakarta, Jumat (7/9/2018).
"Kita sudah di angka 10 jam per hari dan kita akan menuju ke 11 jam. Dengan menambah frekuensi ke kota-kota terutama yang profit buat kita kita naikkan utilisasinya," papar dia. (hns/hns)











































