Follow detikFinance
Selasa, 11 Sep 2018 12:44 WIB

Lewat Forum Internasional, RI Gaet Investasi dari China

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Foto: Dok. Istimewa Foto: Dok. Istimewa
Jakarta - Pada tanggal 8-11 September 2018, kegiatan China International Fair for Investment & Trade (CIFIT) 2018 diselenggarakan di Xiamen International Conference and Exhibition Center di Xiamen, Provinsi Fujian, China. Kegiatan ini terdiri atas seminar, forum investasi internasional, pameran, dan symposium business matchmaking di atas lahan seluas 138 ribu meter per segi.

Pada tahun 2016, CIFIT dihadiri oleh lebih dari 120 ribu pengunjung dan dimanfaatkan oleh 5.000 exhibitors dari berbagai dunia. Pelaksanaannya tahun ini dipastikan melampaui jumlah tersebut.

Delegasi Indonesia yang dipimpin oleh Kepala BKPM beserta pihak swasta memanfaatkan kegiatan CIFIT untuk meningkatkan investasi ke Indonesia melalui forum investasi internasional, pameran, dan pelaksanaan market sounding dan pertemuan kerja sama dengan pihak-pihak lainnya.


Dalam International Investment Forum CIFIT, Kepala BKPM Thomas Lembong menyampaikan pidato di hadapan pemimpin negara. Dalam pidatonya disampaikan bahwa adalah ancaman terbesar saat ini adalah ketergantungan yang berlebihan terhadap dolar AS sehingga memberikan beban yang berat terhadap keuangan negara berkembang di saat negara berkembang justru menyumbangkan 60% pertumbuhan ekonomi dunia.

Oleh karenanya, di tengah ketidakpastian dan tantangan yang semakin besar, merupakan hal yang mendesak bagi negara berkembang untuk secara proaktif mendiversifikasikan investasi, perdagangan, dan pariwisata untuk menjauh dari Dollar AS dan beralih ke mata uang lain seperti Poundsterling, Euro, Yen, dan bahkan Renminbi.

Untuk mengatasi hal ini juga diperlukan solusi yang visionaris dan berani. Indonesia sebagai negara keempat dengan populasi terbesar di dunia yaitu 260 juta jiwa dan 60% penduduknya berusia di bawah 30 tahun, ekonomi terbesar ke-16 dengan PDB di atas 1 triliun, serta pertumbuhan ekonomi di atas 5%, Indonesia memiliki hubungan yang baik dengan China.

Melalui Forum Internasional, RI Gaet Investasi dari ChinaFoto: Dok. Istimewa

Indonesia juga siap mengembangkan kerja sama lebih jauh dengan China dan berbagai negara di dunia untuk saling mendukung, mendukung kawasan dan dunia, serta mendukung sama lain. Hal ini mengingat Indonesia juga memiliki kesamaan prinsip yaitu mendukung multilateralisme dan sistem global yang berdasarkan pada peraturan yang ada.

Selain forum investasi internasional, dilaksanakan pula kegiatan Market Sounding atas kerja sama KJRI Guangzhou dan BKPM di sela-sela kegiatan CIFIT, yang dibuka oleh Konjen RI Guangzhou, Gustanto. Konjen RI di Guangzhou menyampaikan bahwa Pemerintah Indonesia telah melakukan banyak upaya untuk memperbaiki iklim investasi yang diakui oleh badan-badan di dunia.

Perekonomian Indonesia yang stabil dan pertumbuhan yang baik, serta adanya pembentukan Indonesia Infrastructure Guarantee Fund akan memberikan kepercayaan yang lebih baik kepada investor. Hal lainnya yang diinisiasi Pemerintah adalah pelaksanaan sistem Online Single Submission yang akan mempermudah investor dalam berinvestasi di Indonesia.


Market sounding dihadiri sekitar 50 lebih pengusaha dari berbagai perusahaan China yang mencari kesempatan berinvestasi di Indonesia dalam berbagai sektor.

Sementara di tempat lainnya di Xiamen, Duta Besar RI Beijing bersama sama Ketua Kadin untuk Investasi Reza Maspaitella dan Hadi dari Glexindo dan Pemda Papua juga hadir dalam CIFIT bertemu dengan pihak Xiamen Free Trade Zone.

Pertemuan dengan Direktur Administrasi Xiamen Area of China (Fujian) Pilot Free Trade Zone (Economic Development Bureau) yang diinisiasi oleh Andrew Zheng, dari Shenzhen Fountain Group untuk mendorong kerjasama Shenzhen Fountain Group, Xiamen Free Trade Zone, dengan Wilayah Indonesia Bagian Timur khususnya Papua dan Maluku untuk tingkatkan investasi di daerah tersebut. (ara/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed