Follow detikFinance
Rabu, 12 Sep 2018 17:39 WIB

Ini Alasan Rini Doyan Rombak Direksi BUMN

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Lamhot Aritonang Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno sering merombak jajaran direksi BUMN. Tahun ini saja sudah ada beberapa posisi direktur utama yang dirombak sebut saja PT Pertamina (Persero), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), dan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

Ketika dikonfirmasi, Rini memandang perombakan direksi BUMN lumrah terjadi. Dia mempertimbangkan kecocokan dari orang-orang yang memimpin BUMN dengan melihat kinerjanya.

"Ya biasa putaran. Tempat-tempat yang kita lihat oh lebih dibutuhkan di daerah ini adalah untuk expert ini. Jadi ada dasar-dasar itu. Itu namanya tidak terlepas dari operasional yang kita lihat selama satu tahun," tuturnya di Energy Building, SCBD, Jakarta, Rabu (12/9/2018).


Rini juga menegaskan, bahwa perombakan direksi tidak asal dilakukan. Kementerian BUMN melakukan analisis secara menyeluruh sebelum menempatkan orang di posisi direksi BUMN.

"Kita lihat ke depan ini challenge-nya apa saja, misalnya Garuda. Di Garuda kita butuhkan expertise yang bagaimana. Jadi itu semua kita analisa secara total. Tujuannya untuk tingkatkan kinerja BUMN, kerja lebih erat antara dewan komisaris dan direksi," tambahnya.

Sekadar informasi beberapa hari yang lalu Rini mengganti posisi Direktur Utama PGN yang tadinya diisi oleh Jobi Triananda Hasjim digantikan dengan Gigih Prakoso Soewarto. Lalu hari ini posisi Direktur Utama Garuda Indonesia yang tadinya diisi oleh Pahala N Mansury kini digantikan oleh I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra yang tadinya menjabat sebagai Dirut Pelindo III. (das/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed