Follow detikFinance
Kamis, 13 Sep 2018 19:47 WIB

Komisi XI Sepakati Asumsi Dasar Ekonomi di 2019, Ini Rinciannya

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Lamhot Aritonang Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akhirnya menyepakati asumsi dasar makro ekonomi pada RAPBN tahun anggaran 2019. Kesepakatan diambil setelah terjadi sedikit drama.

Drama tersebut datang dari partai oposisi seperti Gerindra, PKS, dan PAN. Di mana ketiga partai tersebut sebelumnya mematok asumsi dasar tidak sama persis yang disampaikan pemerintah pada nota keuangan.

Asumsi dasar dalam nota keuangan tahun anggaran 2019, untuk pertumbuhan ekonomi sebesar 5,3%, nilai tukar rupiah Rp 14.400 per US$, tingkat inflasi 3,5%, dan suku bunga SPN 3 bulan sebesar 5,3%.

Anggota Komisi XI dari Partai Gerindra Heri Gunawan mengatakan bahwa pihaknya tidak sependapat dengan asumai dasar untuk nilai tukar dan inflasi. Partai Gerindra mematok masing-masing Rp 14.500 per US$ dan 4%.

"Untuk pertumbuhan ekonomi, sayang hanya angka 5,3%, kami ingingkan 8% seperti yang di RPJM, tapi kenyataannya angkanya hanya 5,3% dan kami ikut," kata Heri di ruang rapat Komisi XI DPR, Jakarta, Kamis (13/9/2018).

Sedangkan Fraksi PKS berbeda padang terhadap nilai tukar, di mana usulannya sebesar Rp 14.300 per US$. Sedangkan PAN, berbeda pada tingkat inflasi yang diusulkan 3,5 plus minus 1%.

Di luar dari tiga partai tersebut, seluruh fraksi partai politik di Komisi XI DPR menyetujui atau sepakat dengan usulan asumsi pemerintah dalam nota keuangan. Hanya Partai Hanura yang tidak menyampaikan usulan.


Pimpinan rapat Komisi XI DPR Melchias Marcus Mekeng pun langsung memutuskan untuk pengambilan suara terkait dengan asumsi dasar makro ekonomi yang akan dibawa ke Banggar DPR.

"Untuk pertumbuhan ekonomi sudah sama semua yah 5,3%, untuk inflasi belum, nilai tukar juga belum," kata Mekeng.

Mekeng pun langsung meminta pihak pemerintah menjelaskan terkait dengan tingkat inflasi dan nilai tukar yang ditetapkan sebesar 3,5% dan Rp 14.400 per US$.

"Kalau inflasi di nota keuangan memang tidak pakai range," jelas Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Setelah mendapatkan penjelasan lebih detail, maka seluruh partai menyepakati asumsi dasar ekonomi yang ditetapkan oleh pemerintah pada 2019.

Berikut rincian asumsi dasar ekonomi dan pembangunan ekonomi di 2019:

- Pertumbuhan ekonomi : 5,3%
- Inflasi : 3,5%
- Nilai tukar rupiah : Rp 14.400/US$.
- Tingkat bunga SPN : 5,3%
- Tingkat pengangguran : 4,8% - 5,2%
- Angka kemiskinan 8,5% - 9,5%
- Gini Ratio 0,038 - 0,039
- Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 71,98

(hek/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed