Follow detikFinance
Selasa, 18 Sep 2018 22:40 WIB

Tarif Batas Bawah Tiket Pesawat Naik, Luhut: Supaya Nggak Collapse

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Foto: Puti Aini Yasmin/detikcom Foto: Puti Aini Yasmin/detikcom
Jakarta - Pemerintah berencana menaikkan tarif batas bawah pesawat sebesar 5%. Hal itu dilakukan untuk mengimbangi kenaikan harga avtur, bahan bakar pesawat.

Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan langkah tersebut dilakukan agar industri pesawat terbang tidak merugi dan gulung tikar. Menurut Luhut kebijakan ini masih disiapkan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi.


"Supaya jangan collapse. Saya masih belum tahu Pak Budi yang tentukan (rencana kenaikan)," jelasnya di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jakarta, Selasa (18/9/2018).

Luhut berharap kebijakan tersebut lebih cepat berlaku sehingga industri penerbangan bisa bertahan di tengah lonjakan harga avtur dan dolar Amerika Serikat (AS)

"Lebih cepat, lebih baik," terang dia.


Sebelumnya, Menhub Budi Karya akan menaikkan tarif bawah dari yang tadinya 30% menjadi 35%.

"Naikkin bawahnya saja 35%, naiknya 5%," ungkap Budi Karya beberapa waktu lalu. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed