Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 19 Sep 2018 18:52 WIB

Soal Kapasitas Gudang Bulog, Mendag: Harusnya 4 Juta Ton

Selfie Miftahul Jannah - detikFinance
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (Foto: Muhammad Ridho) Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (Foto: Muhammad Ridho)
Jakarta - Pemerintah telah mengeluarkan tiga kali izin impor beras kepada Bulog. Pertama pada bulan Januari sebanyak 500 ribu ton, kemudian fase kedua 500 ribu dan saat ini sebanyak 1 juta ton. Sehingga total beras impor yang masuk ke Indonesia di tahun ini mencapai 2 juta ton.

Mengenai hal tersebut, Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita, menjelaskan pemerintah tak asal menetapkan kuota impor 2 juta ton. Bahkan ia mengaku sudah melakukan perhitungan terkait kapasitas gudang Bulog untuk menetapkan kuota impor.

Perhitungan yang dilakukan sudah memasukkan aspek kapasitas gudang bulog yang informasinya didapat dari Dirut Bulog sebelum dijabat Buwas.

"Gudang dari Bulog itu 4 juta," jelas dia usai mengunjungi para pengusaha tahu dan tempe di kawasan Kalideres, Jakarta Barat, Rabu (19/9/2018).


Dengan informasi tersebut, ia percaya diri gudang Bulog mampu menampung beras yang akan diimpor.

Pasalnya saat ini jumlah beras beras yang ada di gudang Bulog baru 2,4 juta ton. Kalau pun ditambah dengan 400 ribu ton beras impor yang sudah kontrak dan 200 ribu ton beras dari impor baru, kapasitasnya masih mencukupi.

Hingga saat ini stok beras di gudang Bulog sudah mencapai 2,4 juta ton. Terdiri dari 1,4 juta ton beras impor, dan 1 juta ton beras berasal dari sisa stok periode sebelumnya.


Dari 2,4 juta ton, nantinya akan dipakai untuk alokasi rastra sebanyak 100 ribu ton dan bakal menyisakan 2,3 juta ton. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com