Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 20 Sep 2018 10:52 WIB

Laporan dari Guangzhou

Di Guangzhou, Beli Makanan hingga Sewa Sepeda Bayarnya Pakai HP

Andini Safitri - detikFinance
Foto: Andini Safitri Foto: Andini Safitri
Guangzhou - Di era teknologi serba canggih kini, China nampaknya sudah banyak menerapkan sistem pembayaran cashless atau non tunai. Tak hanya untuk vending machine saja, pembayaran non tunai ini pun sudah diterapkan ke dalam hampir semua transaksi di China. Guangzhou, sebagai kota kedua terbesar di China pun sudah menerapkan sistem pembayaran digital ini. Dari transaksi pada gerai makanan dan minuman, gerai pertokoan hingga untuk pembayaran parkir kendaraan dan juga penyewaan sepeda, semuanya dapat dibayar secara non tunai.

Salah satu pembayaran cashless yang marak digunakan adalah melalui aplikasi WeChat. WeChat sendiri awalnya adalah aplikasi pesan singkat berasal dari China yang dirilis pada tahun 2011. WeChat sudah mempunyai total pengguna aktif sebanyak lebih dari 1 miliar hingga tahun 2018 dan kini WeChat menjadi salah satu aplikasi pembayaran digital yang mendominasi China.


Di Guangzhou, Beli Makanan hingga Sewa Sepeda Bayarnya Pakai HPFoto: Andini Safitri

Sistem pembayaran digital ini sudah mulai dikembangkan oleh WeChat sejak tahun 2012, dimana WeChat mengenalkan pembayaran dengan menggunakan QR Code pada penggunanya. Hanya berbekal aplikasi ini saja, pembeli tinggal melakukan scan pada QR Code yang tersedia. Dengan begini sistem pembayaran antara pembeli dan penjual pun akan lebih mudah.

"Di Guangzhou hampir semua masyarakat menggunakan WeChat untuk melakukan transaksi. Saya pun menggunakan WeChat," ujar Jasmine pemandu wisata di Guangzhou saat berbincang dengan detikFinance, seperti ditulis Kamis (20/9/2018).


Pembayaran digital di China sendiri menyentuh angka 81 triliun yuan selama 10 bulan pertama di tahun 2017, ini pun sudah naik hampir 30% dari total angka di tahun 2016, yaitu sebanyak 58,8 triliun yuan.

Di Guangzhou, Beli Makanan hingga Sewa Sepeda Bayarnya Pakai HPFoto: Andini Safitri

Menurut laporan dari iResearch pada tahun 2017, hingga saat ini, dua pemain pembayaran digital yang mendominasi China, Alipay dan WeChat Pay sendiri memegang pangsa pasar masing-masing sebesar 54% dan 4%. (ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed