Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 24 Sep 2018 18:49 WIB

Buwas Sebut Beras Impor Sudah Mulai Rusak Sejak Pengiriman

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Foto: Pradita Utama Foto: Pradita Utama
Jakarta - Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas) mengatakan beras impor miliknya telah ada yang rusak. Beras tersebut mulai diimpor secara bertahap sejak awal tahun 2018.

"Beras impor yang masuk di awal sudah mulai rusak," kata dia di Menara Kadin, Kuningan, Jakarta, Senin (24/9/2018).

Dihubungi detikFinance, Direktur Operasional dan Pelayanan Publik (OPP) Perum Bulog Tri Wahyudi Saleh mengatakan rusaknya beras impor tersebut terjadi dalam perjalanan. Sebab, beras tersebut dikirim menggunakan kapal menuju Indonesia.

"Indikasi rusak mungkin iay itu karena perjalanan cukup jauh. Kan menggunakan kontainer jadi mungkin lembab karena kalau pakai kontainer itu mengembun dan netes air," jelasnya.


Walaupun begitu, ia menjelaskan risiko beras yang mengalami kerusakan cukup kecil. Pasalnya tidak semua kondisi kapal dapat berembun.

"Tapi nggak semua kapal gitu kondisinya (bisa berembun) jadi mungkin kalau pun ada itu kena ke 1-2 karung," ungkapnya.


Adapun beras yang rusak tersebut akan dipisah dan dilakukan daur ulang dengan cara dikeringkan. Namun bila kualitasnya masih di bawah standar maka tidak akan digunakan.

"Kalau ada yang lembab, basah kita jemur, kita olah lagi. Itu kita pisah sama yang bagus. Terus, kalau masih di bawah standar ya nggak dipakai," tutup dia. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed