Pertumbuhan Ekonomi Naik, Pengangguran Tak Menurun
Senin, 15 Agu 2005 18:09 WIB
Jakarta -
Kendati pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan kedua lebih baik dari triwulan pertama tahun ini, namun lajunya tidak diikuti dengan menurunnya jumlah pengangguran. Soalnya investasi yang masuk hanya berupa padat modal dan teknologi.Pertumbuhan ekonomi pada triwulan kedua tahun naik 1,01 pada hampir di semua sektor ekonomi kecuali sektor pertanian dan pertambangan/penggalian."Kita warning ke pemerintah bahwa pembentukan modal total bruto lebih besar di padat teknologi yang tidak menyerap tenaga kerja," kata Slamet Sutomo, Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS di Kantor BPS, Jalan Dokter Sutomo, Jakarta, Senin (15/8/2005). Jika pemerintah menargetkan pengangguran turun 5,1 persen, maka pemerintah harus memprioritaskan industri padat karya seperti tekstil dan makanan. Karena jika terjadi laju pertumbuhan 1 persen dapat maka akan dapat menyerap 400 ribu tenaga kerja.Pada triwulan pertama, terjadi pertumbuhan 6,19 karena adanya booming panen raya padi. Kemudian pada triwulan kedua tidak ada booming tapi ada peningkatan pada sektor lain yang padat modal. Secara kumulatif PDB semester I tahun 2005 dibandingkan dengan semester pertama tahun 2004 meningkat sebesar 5,86 persen.Perekonomian Indonesia yang diukur berdasarkan besaran produk domestik bruto (PDB), atas dasar harga berlaku pada triwulan kedua tahun 2005 mencapai Rp 660 triliun. Sedangkan PDB atas dasar harga konstan tahun 2000 pada triwulan kedua tahun 2005 adalah Rp 434,3 triliun.Dengan demikian PDB Indonesia pada triwulan kedua tahun 2005 dibanding triwulan yang sama pada tahun 2004 mengalami pertumbuhan sebesar 5,54 persen. Sementara pengeluaran konsumsi rumah tangga pada triwulan kedua tahun 2005 dibandingkan triwulan pertama meningkat secara riil 1,23 persen. Pengeluaran konsumsi pemerintah meningkat 7,52 persen dan pembentukan modal tetap bruto dalam bentuk investasi fisik meningkat sebesar 2,10 persen.Sebaliknya ekspor dan impor pada periode tersebut telah terjadi penurunan masing-masing sebesar minus 0,33 persen dan minus 0,87 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2004. Pada semester pertama tahun 2005 hampir semua komponen PDB mengalami peningkatan yaitu komponen investasi fisik sebesar 13,64 persen, impor 12,78 persen, ekspor 10,22 persen dan konsumsi rumah tangga 3,34 persen.
(mar/)










































