Follow detikFinance
Rabu, 26 Sep 2018 18:04 WIB

Rizal Ramli Sebut Jokowi Salah Ambil Kebijakan Ekonomi

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Rizal Ramli (Foto: Sahaya Anisa/detikcom) Rizal Ramli (Foto: Sahaya Anisa/detikcom)
Jakarta - Mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Rizal Ramli mengungkapkan saat ini pemerintah salah arah dalam pengambilan kebijakan.

"Mari kita flashback, kok bisa kita (Indonesia) ada di titik bawah ini. Penjelasannya sederhana, Jokowi cara ambil kebijakan ekonominya salah, malah lakukan pengetatan saat ekonomi dunia alami perlambatan. Jangan aneh jika ekonominya nyungsep paling muter di sekitar 5% aja," kata Rizal dalam sebuah diskusi di Hotel Ibis Harmoni, Jakarta, Rabu (26/9/2018).

"Jokowi cara ambil kebijakan ekonominya salah malah lakukan pengetatan saat ekonomi dunia alami perlambatan"Rizal Ramli
Dia menjelaskan, austerity atau kebijakan pemotongan anggaran. Menurut Rizal kebijakan seperti ini sudah pernah dilakukan di berbagai negara. Namun gagal diterapkan, misalnya seperti di Yunani yang sudah menerapkan kebijakan ini sebanyak tiga kali dan berakhir gagal.

"Ya tidak aneh kalau ini terjadi di Indonesia, kalau obatnya pengetatan dan pemotongan anggaran ya jadinya begini. Bukan ilmu ajaib, banyak orang Indonesia yang nggak ngerti," imbuh dia.

Rizal menyampaikan, kebijakan seperti ini sudah tidak dilakukan oleh negara lain. Diganti dengan kebijakan yang memompa stimulus seperti bunga rendah hingga injeksi dana ke sistem perbankan.

Dia menyampaikan, karena salah arah tersebut turut mempengaruhi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang mengalami tekanan. Hari ini nilai dolar masih berada di posisi US$ 14.900 dan mendekati Rp 15.000. Hal ini terjadi karena pemerintah melakukan langkah behind the curve tak seperti Bank Indonesia yang ahead of the curve. (kil/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed