Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 26 Sep 2018 20:07 WIB

Rizal Ramli Sebut Jokowi Salah Ambil Kebijakan, Ini Jawaban Istana

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: Sylke Febrina Laucereno Foto: Sylke Febrina Laucereno
Jakarta - Pemerintah disebut salah arah dalam mengambil kebijakan ekonomi. Hal tersebut diungkapkan oleh mantan Menko Kemaritiman Rizal Ramli. Menurut Rizal saat ini pemerintah mengambil langkah kebijakan austerity atau pengetatan anggaran ketika sedang terjadi perlambatan ekonomi.

Staf Khusus Presiden Ahmad Erani Yustika menjelaskan pertumbuhan ekonomi nasional yang melambat terjadi bukan karena kebijakan pemerintah.

"Perekonomian terus turun bukan akibat kebijakan pemerintah, tapi ada pengaruh dari ekonomi internasional," kata Erani dalam sebuah diskusi di Hotel Ibis Harmoni, Jakarta, Rabu (26/9/2018).


Dia menjelaskan, ekonomi nasional bisa kembali meningkat. Tahun ini ditargetkan bisa berada di posisi 5,2%.

Menurut dia pertumbuhan ekonomi juga harus diimbangi dengan indikator lain yang memadai. "Jadi pertumbuhan ekonomi itu harus menyumbang ke penurunan kemiskinan dan penurunan ketimpangan bahkan sampai pengurangan pengangguran," jelas dia.

Erani menjelaskan saat ini pemerintah sudah berupaya mengurangi angka-angka tersebut. Selain itu angka inflasi juga terus dijaga rendah di bawah 4%.


Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka kemiskinan per Maret 2018 yang sebesar 9,82% menjadi paling rendah sepanjang sejarah. Menurut catatan BPS, sejak 2011 tingkat kemiskinan di Indonesia masih dalam persentase double digit, yakni 12,49%. Setelah tujuh tahun berjalan, tingkatnya menjadi 9,82% atau single digit. (kil/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed