Kenaikan Harga BBM Paling Lambat Januari 2006

Kenaikan Harga BBM Paling Lambat Januari 2006

- detikFinance
Selasa, 16 Agu 2005 14:50 WIB
Jakarta - Harga BBM akan secepatnya dinaikkan. Wapres Jusuf Kalla telah menyatakan akan direalisasikan akhir tahun 2005. Namun Menko Perekonomian Aburizal Bakrie menyatakan paling lambat Januari 2006."Secepatnya. Paling lambat Januari 2006," kata Ical, sapaan akrab Aburizal Bakrie, saat ditanya kapan rencana kenaikan harga BBM, di Gedung DPR/MPR, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Selasa (16/8/2005).Menyoal rencana Pertamina menaikkan kembali harga elpiji, Ical menyatakan, hal itu menjadi kewenangan penuh Pertamina. "Jadi nggak perlu konsultasi dengan pemerintah," ujarnya.Mengenai asumsi harga minyak dalam RAPBN 2006 sebesar US$ 40, Ical mengingatkan bahwa itu merupakan asumsi harga minyak mentah Indonesia (Indonesia Crude Price/ICP), bukan harga minyak mentah dunia."Asumsi itu sudah dibuat dengan sangat konservatif dan kehati-hatian. Kalau harga minyak mentah Indonesia US$ 40 per barel, berarti harga minyak mentah dunia US$ 50 per barel," katanya.Asumsi itu berdasarkan rata-rata harga yang akan terjadi pada tahun 2006. "Jadi kalau sekarang harga minyak mentah dunia menjadi US$ 66 per barel. Kalau dirasa asumsi dalam RAPBN 2006 terlalu rendah, ya kita revisi bersama-sama dengan DPR," katanya.Asumsi produksi minyak dalam RAPBN 2006 yang sama dengan APBN-P 2005 sebesar 1,075 juta barel per hari karena belum ada tambahan dari lapangan baru. "Dari Exxon dan Jeruk masuk di tahun 2008 dengan tambahan 200 ribu barel per hari," kata Ical. (mar/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads