Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 02 Okt 2018 18:42 WIB

Sri Mulyani Mau Bikin Dana Talangan Bencana untuk Pemda di 2019

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: ANTARA FOTO/Akbar Tado Foto: ANTARA FOTO/Akbar Tado
Jakarta - Mengambil pengalaman dari kejadian bencana alam yang melanda Indonesia, pemerintah akan membuat alokasi anggaran khusus bencana yang bisa dimanfaatkan oleh pemerintah daerah.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan alokasi anggaran tersebut dinamakan pooling fund. Dana ini juga di luar dari alokasi transfer ke daerah dan dana desa.

"Sekarang kita pikirkan pooling fund, kita mulai create di 2019 di mana pemerintah daerah dengan anggaran pusat akan dibuat uang dikumpulkan, tata kelola itu akan menyangkut ke bencana, itu yang sedang kami finalkan, untuk mulai introduce di 2019," kata Sri Mulyani di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (2/10/2018).

Pooling fund, kata Sri Mulyani, sudah diterapkan oleh negara rawan bencana seperti Meksiko dan Karibia.

"Ini akan menjadi cikal bakal apa yang disebut dana katastropi, jadi kita akan belajar pendanaan itu," ujar dia.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menjelaskan, pooling fund nantinya akan dialokasikan oleh pemerintah pusat lewat APBN. Pemanfaatannya pun bisa langsung dilakukan oleh pemerintah daerah yang terkena bencana.


Pemanfaatannya pun akan disesuaikan dengan rasio tekanan atau dampak yang terjadi di daerah terkena bencana. Pihak Pemda pun untuk awal program ini dibebaskan dari biaya iuran premi.

"Mungkin masih kecil dulu mulainya, tapi itu cukup bagus untuk memulai merasakan oh ternyata daerah saya yang memiliki tingkat risiko dan kita akan memberikan semacam preminya, nanti kita kumpulkan di Kemenkeu dulu. Ini kan masih tahap awal sekali, jadi kita akan melakukan," jelas dia.

Jika para pemerintah daerah dapat merasakan manfaat dari pooling fund ini, lanjut Sri Mulyani, anggaran yang disediakan pun akan dikembangkan dan tidak menutup kemungkinan akan mengenakan iuran ke pemerintah daerah.

"Setelah daerah familiar lalu memperoleh manfaatnya lalu kita akan kembangkan ke depannya," ungkap dia.

(hek/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com