Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 05 Okt 2018 20:00 WIB

Turki Inflasi 25%, Tertinggi Sejak 15 Tahun

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Kiagoos Auliansyah/Infografis Foto: Kiagoos Auliansyah/Infografis
Jakarta - Inflasi Turki pada September 2018 tercatat naik menjadi 25% dari bulan sebelumnya. Angka tersebut menjadi yang tertinggi dalam 15 tahun lalu.

Menlansir CNBC, Jumat (5/10/2018), inflasi negara yang dipimpin Tayyip Erdogan ini mengalami kenaikan 6,3% dari bulan sebelumnya menjadi 25%.

Angka inflasi pada September 2018 ini juga jauh melampaui ekspektasi dan menjadi dampak terdalam dari krisis mata uang yang tengah terjadi.

Selain itu, mata uang lira juga mengalami pelemahan hampir 40% sepanjang tahun ini, hal ini dipicu rasa kekhawatiran tentang pengaruh Presiden Tayyip Erdogan terhadap bank sentral.


"Bank sentral akan perlu bereaksi terhadap ini," kata Inan Demir, ekonom senior emerging market di Nomura.

"Ini bukan sesuatu yang bisa diabaikan dan mereka harus mendaki pada pertemuan berikutnya," sambung dia.

Inflasi Turki yang meroket hampir 25% juga mengalami kenaikan hampir 17,9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Angka-angka itu membuat target inflasi bank sentral 5% lebih jauh di luar jangkauan.

(hek/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com