"Terumbu Karang Nusa Dua ini mencakup 204 hektare dari garis pantai yang merupakan bagian dari Program Taman Terumbu Karang Indonesia. Taman ini menyatukan ilmu pengetahuan dan aspek-aspek sosial-ekonomi dari pengelolaan ekosistem terumbu karang untuk penggunaan berkelanjutan. Di tempat ini, beragam terumbu karang dari perairan Indonesia akan ditransplantasikan. Kami berharap dapat menciptakan akuarium laut skala besar yang unik," ujar Luhut usai penanaman terumbu karang di kawasan Nusa Dua, Bali, Minggu (7/10/2018).
Luhut menambahkan melestarikan terumbu karang sama dengan menjaga ekosistem biota laut. Selain kelestarian ekosistem laut, terumbu karang juga bermanfaat untuk menambah rupiah di sektor pariwisata hingga farmasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penanaman terumbu karang ini juga dihadiri Managing Director IMF Christine Lagarde, Gubernur Bank Indonesia, dan Menteri Keuangan Sri Mulyani. Christine Lagarde menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu kontribusi menyediakan biota laut yang akan mendukung dan membuat kehidupan di laut menjadi lebih baik.
Banyak yang belum tahu, 60% dari terumbu karang di dunia terdapat di Indonesia. Keunikan bahari itulah yang harus dijaga, sebagai kekayaan negeri ini. Dalam kesempatan itu, Sri Mulyani mencetuskan ide untuk memberikan asuransi bagi terumbu karang agar kelestariannya bisa terjaga.
Simak video Pertemuan IMF-World Bank Dongkrak Ekonomi Bali
(dna/dna)
