Luhut Cerita Dampak Pemulihan Terumbu Karang Bagi Ekonomi RI

Luhut Cerita Dampak Pemulihan Terumbu Karang Bagi Ekonomi RI

Aditya Mardiastuti - detikFinance
Minggu, 07 Okt 2018 18:39 WIB
Foto: Bank Indonesia
Bali - Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan bercerita soal dampak pemulihan terumbu karang bagi ekonomi Indonesia. Luhut menyebut penanaman terumbu karang itu penting untuk melestarikan biota laut.

"Terumbu Karang Nusa Dua ini mencakup 204 hektare dari garis pantai yang merupakan bagian dari Program Taman Terumbu Karang Indonesia. Taman ini menyatukan ilmu pengetahuan dan aspek-aspek sosial-ekonomi dari pengelolaan ekosistem terumbu karang untuk penggunaan berkelanjutan. Di tempat ini, beragam terumbu karang dari perairan Indonesia akan ditransplantasikan. Kami berharap dapat menciptakan akuarium laut skala besar yang unik," ujar Luhut usai penanaman terumbu karang di kawasan Nusa Dua, Bali, Minggu (7/10/2018).


Luhut menambahkan melestarikan terumbu karang sama dengan menjaga ekosistem biota laut. Selain kelestarian ekosistem laut, terumbu karang juga bermanfaat untuk menambah rupiah di sektor pariwisata hingga farmasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ekosistem terumbu karang berperan penting sebagai tempat berkembang biak dan memberi makan biota laut. Untuk kehidupan manusia, terumbu karang dapat dimanfaatkan untuk farmasi serta pariwisata," kata Luhut.


Penanaman terumbu karang ini juga dihadiri Managing Director IMF Christine Lagarde, Gubernur Bank Indonesia, dan Menteri Keuangan Sri Mulyani. Christine Lagarde menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu kontribusi menyediakan biota laut yang akan mendukung dan membuat kehidupan di laut menjadi lebih baik.

Banyak yang belum tahu, 60% dari terumbu karang di dunia terdapat di Indonesia. Keunikan bahari itulah yang harus dijaga, sebagai kekayaan negeri ini. Dalam kesempatan itu, Sri Mulyani mencetuskan ide untuk memberikan asuransi bagi terumbu karang agar kelestariannya bisa terjaga.



Simak video Pertemuan IMF-World Bank Dongkrak Ekonomi Bali

[Gambas:Video 20detik]

(dna/dna)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads