Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 09 Okt 2018 13:40 WIB

Mendes: Tingkat Penyalahgunaan Dana Desa Terus Menurun

Rizki Ati Hulwa - detikFinance
Foto: kemendes PDTT Foto: kemendes PDTT
Jakarta - Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo mengatakan berkat pendampingan dan pengawasan dana desa maka tingkat penyalahgunaan dana desa terus menurun.
Eko menyampaikan telah dilakukan juga peningkatan kualitas pendamping desa dan mengadakan kerja sama dengan penegak hukum seperti kepolisian, BPK, kejaksaan serta sejumlah kementerian lainnya.

"Alhamdulillah, semakin tingginya alokasi dana desa dari tahun ke tahun, tingkat penyalahgunaan dana desa juga terus menurun karena adanya dukungan nyata presiden yang tak henti menyerukan pengendalian dan pengawasan pengelolaan dana desa. Serta didukung dengan koordinasi dan kerja sama pembinaan yang semakin baik antara pemerintah pusat dan daerah, maupun lembaga non kementerian lainnya. Yang paling penting adalah makin tingginya partisipasi masyarakat desa," ungkap Eko dalam keterangan tertulis, Selasa (9/10/2018).


Pihaknya juga mengaku sudah melakukan hal yang diarahkan Jokowi untuk fokus penggunaan dana desa pada pemberdayaan ekonomi dan masyarakat desa.

"Pemanfaatan dana desa untuk kebutuhan infrastruktur di sejumlah desa telah terpenuhi. Oleh karena itu, kita meminta agar pemanfaatan dana desa lebih difokuskan kepada pemberdayaan masyarakat desa agar kualitas SDM di desa bisa terus meningkat. Selain itu dimanfaatkan juga untuk pemberdayaan ekonominya agar masyarakat desa bisa semakin sejahtera dan bebas dari kemiskinan," jelas dia.

Sebelumnya Jokowi memberikan arahan pada Eko dan Menko PMK Puan Maharani agar dana desa yang dilontarkan tak hanya dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur saja. Melainkan juga untuk pembangunan SDM, kesejahteraan dan kesehatan anak serta pengembangan ekonomi masyarakat desa termasuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).


Hal itu dikatakan Jokowi pada rapat koordinasi (rakor) pengendalian program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa di Balairung Deli Serdang, Lubuk Pakam, Deli Serdang, Sumatera Utara pada Senin (08/10).

Jokowi juga menyebutkan bahwa pendamping desa punya peranan penting agar penggunaan dana desa dapat tepat sasaran agar hasilnya dapat dirasakan oleh masyarakat desa.

"Manfaat dana desa untuk pembangunan desa ini betul-betul telah dirasakan oleh masyarakat desa. Bisa mengurangi kemiskinan di desa, bisa mengurangi kesenjangan di desa dan kota. Yang paling penting juga membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat," ucap Jokowi waktu itu.

Rakor tersebut juga dihadiri oleh Seskab Pramono Anung, Gubernur Sumut, Bupati Deli Serdang serta 3.000 undangan yang berasal dari unsur-unsur pemerintah Sumut, pemerintah kabupaten/kota, tenaga pendamping profesional, pengurus BUMDes, kader-kader posyandu dan polindes, guru-guru PAUD serta tim pelaksana inovasi desa. Baca berita mengenai Kemendes PDTT lainnya di sini. (mul/ega)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed