Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 10 Okt 2018 13:13 WIB

Bicara Ekonomi RI, JK: Dalam Negeri Dikritik, di Luar Dipuji

Noval Dhwinuari Antony - detikFinance
Foto: JK resmikan CNBC Indonesia (Foto: Noval Dwinuary Anthony) Foto: JK resmikan CNBC Indonesia (Foto: Noval Dwinuary Anthony)
Kuta - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) hadir di sela-sela acara IMF-World Bank Meeting di Bali. JK hadir dalam peluncuran stasiun TV CNBC Indonesia.

Dalam sambutannya JK sempat mengatakan di dalam negeri banyak kritikan terhadap kondisi ekonomi Indonesia, sebaliknya upaya menjaga kondisi ekonomi Indonesia justru mendapat penilaian baik di luar negeri.


"Di dalam negeri kadang-kadang penilaiannya lebih negatif dibanding yang lain. Inilah Indonesia, di luar dipuji, di dalam dikritik, tapi tanpa kritik yang positif ekonomi kita juga tidak akan bisa berkembang baik," kata JK dalam acara peluncuran CNBC Indonesia di Trans Resort Bali Hotel, Rabu (10/10/2018).

"Saya sendiri juga kadang-kadang terkejut bahwa luar negeri memandang cara kita mengatur ekonomi kita termasuk yang baik, termasuk negara-negara yang lainnya," tambah JK.


JK menambahkan pemerintah memang pernah menargetkan pertumbuhan ekonomi di angka 6-7%, namun kenyataannya hanya bisa tercapai di kisaran 5%. Ini terjadi karena gejolak ekonomi global, dan Indonesia ikut terpengaruh kondisi tersebut.

Selain itu, menurut JK, Indonesia masih lebih baik dibandingkan negara-negara lain karena masih bisa tumbuh di tengah tekanan ekonomi global.


"Rencana kita bisa tumbuh 6 sampai 7%, tapi keadaan dunia dan juga keadaan dalam negeri kita tumbuh di lingkaran 5 yang sebenarnya dibanding banyak negara, di level menengah. Level menengah tentu mudah naik, tapi apabila kita tidak manage dengan baik bisa juga (turun)," tutur JK





Tonton juga 'Y-Publica: Kepuasan Terhadap Kinerja Pemerintah Capai 72,9%':

[Gambas:Video 20detik]

(hns/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed