Pertamina Naikkan Target Laba Bersih 2005 Jadi Rp 8,553 T
Jumat, 19 Agu 2005 16:04 WIB
Jakarta -
PT Pertamina (persero) menaikkan target perolehan laba bersih tahun 2005 menjadi Rp 8,553 triliun, dari target sebelumnya sebesar Rp 6,103 triliun. Kenaikan target laba bersih itu terutama berasal dari meningkatnya pendapatan dari penjualan minyak mentah dan BBM dalam negeri Pertamina.Demikian draf usulan revisi Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Pertamina tahun 2005 yang disampaikan Dirut Pertamina Widya Purnama di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Jumat (19/8/2005).Dalam revisi RKAP tersebut, perolehan Pertamina dari ekspor minyak mentah meningkat menjadi Rp 2,644 triliun, dan dari hasil-hasil minyak sebesar Rp 22,967 triliun. Sementara penjualan BBM dari dalam negeri diharapkan mencapai Rp 122 triliun, atau naik dari target semula Rp 79,278 triliun. Secara total, pendapatan Pertamina selama tahun 2005 diperkirakan mencapai Rp 328,487 triliun, yang meningkat dibandingkan target RKAP semula sebesar Rp 193,391 triliun.Namun jumlah yang harus dikeluarkan Pertamina untuk pengadaan minyak mentah dan produknya juga meningkat menjadi Rp 271,237 triliun, dibandingkan target RKAP semula Rp 147,588 triliun.Untuk tugas public service obligation (PSO), pada tahun 2005 Pertamina menargetkan mampu menjual BBM dalam negeri sebanyak 65,59 juta kiloliter. BBM itu akan dipasok dari kilang milik Pertamina sebanyak 41,19 juta kiloliter dan impor sebanyak 24,4 juta kiloliter. Sementara angka subsidi BBM bakal membengkak menjadi Rp 121,926 triliun, atau melonjak dibandingkan target RKAP 2005 semula sebesar Rp 60,135 triliun. Untuk produksi minyak mentah pada tahun 2005 diharapkan mencapai 1,124 juta barel. Sementara harga minyak mentah secara rata-rata berdasarkan perhitungan Pertamina dalam RKAP 2005 sebesar US$ 55 per barel. Semula rata-rata harga minyak diperkirakan mencapai US$ 35 per barel.
(qom/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































