Tiga Strategi Menaker Kuatkan SDM Indonesia di Era Digital

Tiga Strategi Menaker Kuatkan SDM Indonesia di Era Digital

Nabilla Nufianty Putri - detikFinance
Sabtu, 13 Okt 2018 20:15 WIB
Tiga Strategi Menaker Kuatkan SDM Indonesia di Era Digital
Foto: Kemnaker
Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan mengambil sejumlah langkah strategis dalam memperkuat SDM Indonesia di era digital. Salah satu indikator kemajuan negara yaitu pemanfaatan dan penguasaan teknologi yang memiliki sumber daya manusia (SDM) yang kuat.

"Ada tiga hal yang perlu dilakukan penguatan terhadap SDM Indonesia di era digitalisasi ini yaitu penguatan kompetensi, penguatan dan konsisten terhadap nilai dan budaya bangsa, dan jangan pernah lelah mencintai Indonesia," kata Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri dalam keterangan tertulis, Sabtu (13/10/2018).



SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam sambutan seminar 'Navigating Indonesia Program' di Jakarta yang dibacakan Plt. Irjen Kemnaker Estiarty Haryani, Hanif mengatakan peningkatan kompetensi SDM dilakukan melalui pendidikan dan pelatihan.

Menurutnya orientasi program serta kurikulum pendidikan dan pelatihan vokasi harus diubah untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sebagai entrepreneur society atau employee competent berbasis teknologi informasi

"Lembaga-lembaga vokasi, harus adaptif terhadap perubahan dunia kerja dengan melakukan perubahan 'lompatan-lompatan' kurikulum yang sesuai dengan kondisi saat ini," ungkap Hanif.



Strategi kedua adalah penguatan nilai-nilai yang bersumber dari ajaran agama dan keanekaragaman budaya. Hal tersebut merupakan identitas nasional atau kepribadian bangsa. Nilai tersebut harus menjadi dasar perilaku setiap individu dalam upaya membangun bangsa dan negara.

"Perilaku yang bersumber dari nilai-nilai dan budaya harus tetap dikedepankan, karena jika tidak justru era digital akan membuat kemunduran pada diri manusia yang berbudi luhur," tambah Hanif.

Strategi ketiga adalah menguatkan rasa cinta setiap warga negara kepada bangsa dan negaranya, dengan segala aspek keberagaman di Indonesia.

Sikap kecintaan terhadap Indonesia dapat dicerminkan melalui penggunaan bahasa dan tutur kata. Selain itu juga penggunaan produk dalam negeri, dan lebih menonjolkan kepribadian bangsa Indonesia.

"Saya yakin dengan ketiga hal yang saya sebutkan di atas akan menghantarkan SDM atau tenaga kerja Indonesia memiliki daya saing (competitiveness) yang kuat dan menghantarkan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang bermartabat," papar Hanif. (mul/mpr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads