Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 17 Okt 2018 10:50 WIB

Nilai Tukar Rupiah hingga Lifting Minyak Jauh dari Asumsi APBN

Hendra Kusuma - detikFinance
Ilustrasi Dolar AS/Foto: Pradita Utama Ilustrasi Dolar AS/Foto: Pradita Utama
Jakarta - Asumsi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) meleset dari target. Rata-rata nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hingga September 2018 mencapai Rp 14.119.

Angka tersebut meleset dari asumsi yang ditetapkan di APBN 2018 sebesar Rp 13.400.

"Nilai tukar rata-rata Rp 14.119 sampai September meskipun terjadi penguatan dolar AS," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers APBN KITA di Kantor Pusat Ditjen Pajak Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (17/10/2018).


Asumsi harga minyak mentah Indonesia (Indonesia Crude Price/ICP) mencapai US$ 68 per barel atau lebih tinggi dari asumsi dalam APBN 2018 sebesar US$ 48 per barel.

Lifting minyak per harinya mencapai 774.000 barel atau meleset dari asumsi 800.000 barel per hari (bph). Melesetnya asumsi APBN 2018 juga terjadi pada lifting gas sebesar 1,14 juta barel setara minyak dari target 1,2 juta barel setara minyak.

"ICP US$ 68 per barel, liftingnya 774 ribu bph, dan lifting gas 1,14 juta setara minyak," ujar Sri Mulyani.





Tonton juga 'Lemahnya Rupiah Bisa Jadi Daya Tarik Investor Asing':

[Gambas:Video 20detik]

(ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com