Dolar Naik, Pedagang Elektronik Belum Berniat Naikkan Harga
Senin, 22 Agu 2005 15:36 WIB
Jakarta -
Pedagang elektronik di Glodok belum berniat menaikkan harga meski dolar terus menguat. Mereka mengaku mempertahankan harga karena sepinya pembeli setelah pusat-pusat perjudian di kawasan Kota ditutup. Lho?"Sejak diberantasnya perjudian, kita terasa sekali sepinya," ujar seorang pedagang elektronik di Glodok yang ditemui detikcom, Senin (22/8/2005).Ia mengaku, ketika perjudian belum diberantas, toko miliknya bisa menjual 3-5 produk dalam sehari. "Tapi sekarang dalam sehari paling-paling hanya 1 sampai 2 produk. Bahkan pernah seminggu hanya terjual satu produk," ujarnya.Pria berkacamata ini juga mengaku diberantasnya perjudian sangat terasa bagi perdagangan elektronik di Glodok. "Kalau ada judi kan uang ngalir terus, bisa digunain, pindah tangan. Kalau judi ditutup kan uangnya dikekep terus sama yang punya, tidak dipakai," ujarnya. Pedagang elektronik lainnya, Wisnu, juga mengaku toko miliknya tidak akan menaikkan harga untuk sementara ini. "Kita tidak akan menaikkan harga. Saya tahu dolar lagi naik. Tapi mau dinaikkan gimana? Harga yang sekarang saja yang tidak dinaikkan itu sepi pembeli," keluhnya. Iwan menambahkan, para pedagang belum menaikkan harga jual produknya mengingat saat ini barang yang dijual masih merupakan stok lama. "Tapi kalau kita ambil barang baru dari agen mungkin harga akan naik," katanya. Harga EmasSementara Yeni, penjual emas di pasar emas Cikini mengaku, naiknya dolar AS berdampak pada harga emas. Saat ini harga emas merah 22 karat naik Rp 5.000 per gram yakni dari Rp 95 ribu menjadi Rp 100 ribu. Sementara emas putih stabil Rp 105 ribu per gram. Sementara pedagang lainnya, Yusuf mengaku, harga emas saat ini sudah naik 15 persen dibandingkan tahun lalu. Yusuf mengaku, pembeli sepi sejak dolar terus naik karena dianggap emas terlalu mahal dan beralih membeli barang lain. "Padahal lebih baik investasi di emas karena harganya naik terus," tambah Yusuf.
(qom/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































