Follow detikFinance
Selasa, 23 Okt 2018 12:25 WIB

Datangi KPK, Rizal Ramli: Ada Oknum Pejabat Kecanduan Impor

Haris Fadhil - detikFinance
Foto: Sylke Febrina Laucereno Foto: Sylke Febrina Laucereno
Jakarta - Mantan Menko Kemaritiman Rizal Ramli hari ini mendatangi gedung Komisi Pemberantas Korupsi (KPK). Dia datang untuk melaporkan dugaan korupsi impor pangan.

Rizal mengaku melakukan itu didasari keprihatinannya tentang Indonesia yang sering kali impor pangan. Padahal menurutnya Indonesia dengan iklim yang mendukung justru bisa menjadi lumbung pangan dunia.

"Kenapa Indonesia sampai hari ini belum pernah bisa jadi mangkok pangannya Asia. Bahkan memberi makan bangsa sendiri susah," tuturnya di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (23/10/2018).

Menurutnya, ada 3 penyebab yang membuat Indonesia terus melakukan impor pangan. Pertama tidak adanya strategi besar agar mendorong Indonesia menjadi lumbung pangan dunia.


"Kedua kita terlalu fokus pada masalah teknologi yang memang penting, yaitu bibit, irigasi, pest control dan lain-lain. Tapi melupakan aspek pricing. Kita tidak memiliki kebijakan harga yang menguntungkan petani. Di Jepang, di Taiwan, di Korea dipastikan setiap petani panen dia untung. Kita tidak pernah punya," tambahnya.

Terakhir, menurut Rizal ada oknum pejabat RI yang sudah kecanduan impor. Tujuannya untuk berburu rente demi keuntungan pribadi. Dalam rangka itulah dia menghadap KPK.

"Oknum pejabatnya kecanduan impor. Istilahnya impor addictive. Doyan banget. Kenapa? Karena tiap kali impor ada rentenya. Ada keuntungan yang besar, yang dinikmati importir dan oknum pejabat," tambahnya.



Dia mengaku telah melaporkan dugaan tindak pidana korupsi yang jauh lebih besar dari kasus korupsi impor pangan sebelumnya.

"Khusus untuk kali ini. Rentenya puluhan kali dari kasus tahun 2015 ya, impor sapi yang libatkan ketua PKS dan sekjen PKS yang kena hukum 16 tahun," ujarnya.




Tonton juga 'Rizal Ramli Sebut Biaya Meeting IMF-WB di Bali Kemahalan!':

[Gambas:Video 20detik]

(das/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed