Follow detikFinance
Rabu, 31 Okt 2018 09:04 WIB

Sandiaga Kalau Jadi Wapres Mau Gratiskan Tol, Memang Bisa?

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Halaman 1 dari 4
Foto: M Fida Ul Haq/detikcom Foto: M Fida Ul Haq/detikcom
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru saja membebaskan tarif jembatan tol Surabaya-Madura (5,4 km). Alasannya, untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di Madura yang selama ini dirasa terbebani oleh infrastruktur jembatan tol yang berbayar.

Hal ini direspons positif oleh Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno. Pria kelahiran Rumbai, 49 tahun yang lalu tersebut bahkan berharap jalan tol yang sudah lama beroperasi dan balik modal lainnya bisa digratiskan menjadi jalan non berbayar oleh pemerintah.

"Saya apresiasi langkah Pak Jokowi dan jangan berhenti di sini. Untuk tol-tol yang baru memang harus dikenakan tarif. Tapi untuk yang sudah balik modal 30 tahun, sesuai dengan bisnis returnnya atau keuntungannya sudah didapat, mungkin layak digratiskan," kata Sandiaga beberapa waktu lalu.

Dia bahkan berjanji jika nanti terpilih dalam Pemilu 2019 bersama Calon Presiden Prabowo Subianto, akan mengambil kebijakan menggratiskan jalan tol yang sudah habis masa konsesinya tersebut. Alasannya mengingat beban masyarakat semakin tinggi.

"Iya (akan menggratiskan tol lama), tentunya dengan skema yang betul," katanya.

Lantas, bisakah wacana penggratisan jalan tol tersebut benar-benar direalisasikan? Simak ulasan berikut ini:

(eds/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed