Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 01 Nov 2018 11:41 WIB

Naiknya Harga Pertamax Cs Juga Sumbang Inflasi Oktober

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Bulan lalu harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax series naik. Kenaikan harga ini menyumbang inflasi di Oktober 2018.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada Oktober 2018 terjadi inflasi 0,28%. Dengan inflasi 0,28% ini maka inflasi tahun kalender Januaro-Oktober sebesar 2,22% dan inflasi tahun ke tahun itu sebesar 3,16%.

"Transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan sumbangan 0,05%. Komoditas kenaikan bensin non subsidi ya itu andilnya 0,05%. Kita tahu bahwa 10 Oktober lalu ada kenaikan jenis Pertamax bervariasi Rp 700-900 rupiah. Ada kenaikan jenis bensin Pertamax turbo Rp 1350-1500 sementara Pertalite ada yang naik dan turun sehingga bahan bakar sumbang inflasi 0,05%," ujar Kepala BPS Suhariyanto di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis (1/11/2018).


Selain itu, kenaikan tarif jalan tol juga menyumbang inflasi sebesar 0,04%. Ia menambahkan, penyumbang inflasi Oktober lainnya adalah naiknya harga cabai merah.

"Penyebab utamanya adalah kenaikan harga cabai merah, bensin, dan tarif sewa rumah. Sementara yang hambat inflasi alami penurunan harga dan harga telur ayam dan bawang merah," ujarnya.

(ang/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com