Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 02 Nov 2018 11:00 WIB

Kementan Beri Bantuan 100 Traktor untuk Fiji

Tia Reisha - detikFinance
Foto: dok.kementan Foto: dok.kementan
Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Sekretaris Jenderal, Syukur Irwantoro memberikan bantuan 100 unit traktor tangan kepada Permanent Secretary Kementan Fiji, David Kolitagane. Penyerahan bantuan ini dilakukan pada pertemuan bilateral yang dilaksanakan di kantor Kementerian Pertanian, Maritim dan Perdesaan, serta Penanganan Bencana Nasional Fiji.

"Indonesia siap berbagi pengalaman kepada pemerintah Fiji sehingga ke depan diharapkan bisa secara bersama-sama menstabilkan pasokan bagi kecukupan pangan di tingkat regional, " ungkap Syukur dalam keterangan tertulis, Jumat (2/11/2018).


Menurutnya, bantuan 100 unit traktor tangan tersebut akan dikelola oleh beberapa kelompok petani yang berlokasi di sejumlah sentra produksi pertanian di Fiji. Hal ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Fiji dalam merealisasikan program modernisasi sektor pertanian di negara tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, Syukur menyampaikan pengalaman keberhasilan Indonesia dalam membangun sektor pertanian, salah satunya melalui introduksi mekanisasi pertanian.

Sehingga saat ini mampu mencukupi kebutuhan konsumsi pangan di dalam negeri, bahkan bisa melakukan ekspor ke sejumlah negara tetangga. Pada pertemuan bilateral ini juga telah disepakati rencana pembentukan Joint Agricultural Working Group (JAWG). Kesepakatan ini telah diamanatkan pada pasal 6 dalam MoU Kerja Sama Bidang Pertanian RI-Fiji yang telah ditandatangani oleh Menteri Pertanian RI, Dr. Andi Amran Sulaiman, dan Menteri Pertanian Fiji, Mr. Inia B. Seruiratu pada 9 Agustus 2017 lalu di Jakarta.

"Pembentukan JAWG sangat penting sebagai media formal bagi kedua belah pihak untuk membahas rencana kerja sama bidang pertanian ke depan, memonitor kemajuan implementasinya, serta membahas berbagai isu kerja sama bidang pertanian kedua negara," kata Syukur.



Lebih lanjut, Syukur mengatakan bahwa Kementan siap mendukung program modernisasi sektor pertanian di Fiji, tidak hanya melalui pemberian bantuan dalam bentuk alsintan, tetapi juga bantuan pelatihan untuk pengembangan kapasitas petani/petugas pertanian serta kelembagaan pertanian.

Secara umum, ruang lingkup kerja sama bidang pertanian RI-Fiji yang telah disepakati bersama meliputi beberapa hal. Pertama, dukungan pengembangan alsintan yang disertai dengan pelatihan bagi pemuda petani di Fiji. Pelatihan ini terdiri dari pengoperasian, perawatan dan perbaikan, serta pengembangan workshop untuk perbaikan dan perawatan alsintan.

Kedua, dukungan pengembangan benih/bibit unggul untuk peningkatan produksi dan produktivitas tanaman pangan dan peternakan. Ketiga, dukungan untuk capacity building bagi petani dan petugas pertanian Fiji melalui kegiatan pelatihan di Indonesia atau pengiriman tenaga pelatih Indonesia untuk melaksanakan pelatihan di Fiji.

Terakhir, dukungan pengembangan lembaga riset di Fiji yang meliputi lembaga riset pasca panen, mekanisasi, benih/bibit, pengendalian hama, kultur jaringan, dan kimia tanah.

Dalam kesempatan yang sama, Permanent Secretary Kementan Fiji, David Kolitagane, sangat mengapresiasi bantuan traktor tangan dari Pemerintah RI. Bantuan tersebut, menurutnya, sangat bermanfaat dalam mendukung program modernisasi sektor pertanian Fiji seperti yang tertuang dalam rencana strategis pembangunan sektor pertanian di Fiji untuk 5 tahun ke depan.

Ia pun mengapresiasi kemajuan yang dicapai Kementan RI dalam hal pengembangan berbagai jenis alsintan dan kemajuan sejumlah lembaga pendidikan/pelatihan pertanian yang telah mampu mencapai taraf internasional.

Selain membahas hubungan bilateral antara RI-Fiji, pertemuan tersebut juga membahas kemungkinan pengembangan skema kerja sama trilateral dengan menggandeng lembaga-lembaga internasional seperti ADB, World Bank, dan JICA. (mul/ega)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com