Follow detikFinance Follow Linkedin
Minggu, 04 Nov 2018 08:55 WIB

Jagung Surplus 12 Juta Ton, Kok Mau Ada Impor?

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Halaman 1 dari 4
Foto: Kementan Foto: Kementan
FOKUS BERITA Kisruh Impor Jagung
Jakarta - Rapat koordinasi terbatas yang dilakukan oleh Menteri koordinator bidang perekonomian, menteri pertanian, menteri perdagangan, menteri badan usaha milik negara (BUMN) dan Perum Bulog memutuskan untuk mengimpor jagung maksimum 100.000 ton tahun ini.

Menko perekonomian Darmin Nasution menjelaskan impor jagung dilakukan atas rekomendasi dari Menteri Pertanian Amran Sulaiman. Padahal Kementerian Pertanian mencatat Indonesia masih surplus produksi jagung hingga jutaan ton.

Lalu kenapa masih ada keinginan untuk impor? Berikut berita selengkapnya: (kil/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com