Naik ke US$ 68/Barel
IMF: Harga Minyak Tetap Tinggi
Kamis, 25 Agu 2005 10:35 WIB
Jakarta - Dana Moneter Internasional (IMF) memprediksi harga minyak dunia akan tetap tinggi dalam jangka menengah. Bahkan saat ini harga minyak dunia kembali naik ke posisi US$ 68 per barel. Lah!Menurut Managing Director IMF Rodrigo de Rato sebagaimana dikutip Dowjones, Kamis (25/8/2005), tingginya harga minyak ini tidak hanya disebabkan oleh tingginya permintaan sumber energi itu dari Cina dan India, tetapi juga meningkatnya konsumsi bahan bakar di AS. Rato menyatakan, kenaikan harga minyak dunia yang terjadi dalam dua tahun terakhir ini banyak disebabkan oleh faktor permintaan yang tinggi, selain adanya inefisiensi dalam suplai dari berbagai perusahaan minyak dan juga adanya gangguan di sumur-sumur minyak.Sedangkan pada lelang 24 Agustus, harga minyak dunia sudah tembus di atas US$ 67 per barel akibat adanya kekhawatiran munculnya badai di Meksiko dan juga adanya laporan cadangan minyak AS cenderung berkurang.Ditambahkannya, harga minyak juga melambung akibat adanya permainan spekulan di pasar minyak. Namun jika hal-hal seperti itu dapat ditekan, sehingga permintaan dan suplai bisa diseimbangkan, maka dalam jangka menengah harga minyak akan kembali turun.Dalam kesempatan itu Rato juga mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi Asia pada 2005 dan 2006 akan tetap tinggi. "Pertumbuhan ekonomi di Asia pada 2004 cukup bagus yakni 6,75 persen dan saya melihat hal ini akan berlanjut dalam dua tahun mendatang," ujarnya.Dijelaskannya, ekonomi Asia akan tetap tumbuh sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Cina dan juga momentum membaiknya perekonomian Jepang.
(san/)











































