Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 07 Nov 2018 18:55 WIB

Bekraf Targetkan Jumlah Bioskop di RI Tembus 3.000

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Foto: istimewa Foto: istimewa
Jakarta - Salah satu subsektor ekonomi kreatif yang menjadi unggulan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Indonesia untuk dikembangkan adalah perfilman. Kepala Bekraf Triawan Munaf ingin jumlah layar film di bioskop-bioskop di Indonesia bisa naik dua kali lipat dari jumlah saat ini.

"Kita ingin minimal ada 3.000 layar, ya dua kali lipat dari sekarang. Karena, kantong-kantong penonton film-film nasional ada di kota-kota kecil mereka tidak ada bioskop. 3.000 layar dalam 2-3 tahun ini," katanya di sela-sela acara World Conference on Creative Economy di Nusa Dua, Bali, Rabu (7/11/2018).


Triawan bilang, saat ini jumlah layar film yang ada di bioskop Indonesia sekitar 1.700 layar. Namun tantangannya, jika ingin menambah layar, perlu diperhatikan komposisi antara film impor dan lokal yang akan ditambah. Jangan sampai, film impor justru mendominasi saat nanti jumlah layar bertambah.

"Yang susahnya jika kita menambah layar jumlah film itu tidak bisa tertampung karena tetap harus berkompetisi dengan film-film impor kan. Kalau tidak ada film impor, bioskop belum berani mengandalkan film nasional. Sekarang film nasional itu sudah 40% dari film yang diputar di bioskop," katanya.


Namun, dia optimistis perfilman lokal akan semakin maju. Untuk itu, ekosistem industri perfilman sebagai bagian ekonomi kreatif akan terus didorong dengan berbagai dukungan kebijakan dari pemerintah.

"Bayangkan film nasional di Australia hanya 1,25% (baurannya) karena di sananya itu film-film Hollywood semua. Kita sudah 40% dan akan naik menjadi 50%," ungkapnya. (eds/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com