Meski jadi bahan guyonan, Boyolali menjadi salah satu tujuan investasi di Pulau Jawa. Badan Koordinasi Penanam Modal (BKPM) mencatat daerah yang berlokasi di kaki Gunung Merapi dan Merbabu ini terdapat investasi dengan nilai yang tinggi.
Direktur Wilayah III BKPM Aries Indanarto menyampaikan bahwa sektor maupun asal investasi yang masuk ke Kabupaten Boyolali cukup beragam. Untuk tahun ini nilainya mencapai Rp 459 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk sektor tekstil antara lain dari Korea Selatan, sedangkan sektor peternakan dari Hongkong RRT," tambah dia.
Investasi yang masuk, kata Aries berasal dari investasi asing (PMA) dan domestik (PMDN). Nilai sebesar Rp 459 miliar terhitung selama Januari-September 2018.
"Angka ini diperoleh dari kontribusi PMA sebesar Rp 204,5 miliar dan PMDN sebesar Rp 254 miliar," jelas Aries. (hek/fdl)











































