Follow detikFinance
Rabu, 07 Nov 2018 20:46 WIB

Updated

BKPM: Investasi Masuk Boyolali Rp 459 Miliar

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom
Jakarta - Kabupaten Boyolali belakangan ini ramai disorot karena disinggung oleh calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto. Ketua Umum Partai Gerindra ini dianggap telah menyinggung dengan berucap 'tampang Boyolali'.

Meski jadi bahan guyonan, Boyolali menjadi salah satu tujuan investasi di Pulau Jawa. Badan Koordinasi Penanam Modal (BKPM) mencatat daerah yang berlokasi di kaki Gunung Merapi dan Merbabu ini terdapat investasi dengan nilai yang tinggi.

Direktur Wilayah III BKPM Aries Indanarto menyampaikan bahwa sektor maupun asal investasi yang masuk ke Kabupaten Boyolali cukup beragam. Untuk tahun ini nilainya mencapai Rp 459 miliar.

"Mayoritas investasi asing yang masuk ke Kabupaten Boyolali dari sektor tekstil dan peternakan seperti budidaya ayam pedaging," kata Aries kepada detikFinance, Jakarta, Rabu (7/11/2018).

"Untuk sektor tekstil antara lain dari Korea Selatan, sedangkan sektor peternakan dari Hongkong RRT," tambah dia.

Investasi yang masuk, kata Aries berasal dari investasi asing (PMA) dan domestik (PMDN). Nilai sebesar Rp 459 miliar terhitung selama Januari-September 2018.

"Angka ini diperoleh dari kontribusi PMA sebesar Rp 204,5 miliar dan PMDN sebesar Rp 254 miliar," jelas Aries. (hek/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed