Follow detikFinance
Kamis, 08 Nov 2018 11:48 WIB

Kok Bisa Stok Beras Medium di Cipinang Menipis?

- detikFinance
Foto: Agung Pambudhy Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Pasokan beras medium di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) menipis dan memicu kenaikan harga. Apa penyebabnya?

Kepala Satgas Pangan Setyo Wasisto mengatakan pasokan beras yang menipis dikarenakan adanya anomali penjualan beras medium menjadi jenis premium.

"Dengan adanya anomali stok (beras medium dijual sebagai jenis premium) banyak harga (beras) naik," kata dia di PIBC, Jakarta, Kamis (8/11/2018).


Lebih lanjut, ia mengungkapkan akan melakukan pengawasan dengan membawa sampel beras ke laboratorium. Hal itu dilakukan agar anomali penjualan beras tidak terjadi berkelanjutan.

"Tugas saya sebagai satgas pangan untuk melakukan pengawasan. Kita akan ngecek di pasaran dan melakukan di laboratorium juga pada kualitas beras sehingga sesuai kreteria kalau beras premium atau medium," papar dia.

Sementara itu, Direktur Utama PT Food Station Arief Prasetyo Adi mengatakan saat ini pasokan beras di PIBC ada sebanyak 50 ribu ton. Namun, 80% dari angka tersebut merupakan beras jenis premium.


Bahkan, kata Arief saat ini beras premium memiliki kadar broken sebesar 15%. Padahal sebelumnya hanya 5%.

"Jadi dulu kadar broken cuma 5%. Sekarang yang namanya premium itu 15%," pungkas dia. (Puti Aini Yasmin/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed