Jumlah Karyawan PT Pos Direview

Manajemen Baru Dilantik

Jumlah Karyawan PT Pos Direview

- detikFinance
Jumat, 26 Agu 2005 12:26 WIB
Jakarta - Kementerian Negara BUMN melantik jajaran direksi dan komisaris PT Pos Indonesia (persero) atau Posindo. Direksi baru Posindo akan memfokuskan diri pada resizing karyawan Posindo yang saat ini cukup besar hingga 24.500 karyawan. Pelantikan manajemen baru Posindo ini dilakukan oleh Sekretaris Meneg BUMN Said Didu di Kantor Kementerian BUMN, Jalan DR Wahidin, Jumat (26/8/2005). Meneg BUMN Sugiharto sendiri urung melantik karena harus mengadakan rapat dengan menteri ekonomi lainnya dan juga sedang menerima tamu dari luar negeri.Said Didu mengatakan, tidak ada yang istimewa dari pergantian ini karena memang masa jabatan direksi lama sudah habis. Dewan Direksi Posindo yang dilantik adalah Hana Suryana sebagai direkturutama, Hani Juhanis sebagai direktur keuangan, Seoebandi sebagai direkturbisnis kurir/operasi, San Herib sebagai direktur bisnis dan komunikasi, AriefSupriyono sebagai direktur bisnis jasa keuangan dan direktur SDM Endad RachmatAkus.Sementara jajaran komisaris diduduki oleh mantan Dirut Posindo Alinafiahsebagai komisaris utama, serta jajaran komisaris lainnya adalah AshwinSasongko, Herry Purnomo, Megananda, Samsudin Tanuatmaja.Direktur Utama Posindo Hana Suryana mengatakan, pihaknya akan melakukan langkah 6R yakni revitalisasi, repositioning, reinvesting, resizing, restructuring serta research and alocation.Dari 6R, kata Hana, Posindo akan menekankan pada resizing dan research and alocation. Ketika ditanya apakah resizing berarti akan ada rasionalisasi karyawan Posindo, Hanya menepisnya. "Ya, bukan berarti begitu. Makanya kita juga akan mengadakan riset. Kita akan lihat apakah akan ditambah atau dikurangi tergantung kebutuhannya," ujarnya. Mantan Direkrut Keuangan Posindo Mursito Suprapto mengatakan selama semester I-2005, Posindo mencatat kerugian sebesar Rp 69 miliar. Rencananya, PT Pos akan minta tambahan dana sebagai public services obligation (PSO) dalam APBN-P sebanyak Rp 63 miliar dari semula dalam APBN 2005 sebesar Rp 50 miliar. Posindo juga akan memfoskuskan pada surat menyurat bisnis. "Sebelumnya dari surat menyurat saja tidak prospektif karena sudah disubstitusi oleh elektronik. Ke depan akan lebih potensial ke surat menyurat bisnis misalnya surat bank dan surat tagihan," kata Mursito. Tahun 2004, Posindo mencatat laba hingga Rp 1,09 miliar. Sementara pada tahun 2005, Posindo menargetkan laba Rp 5 miliar. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads