Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 14 Nov 2018 19:05 WIB

Stabilkan Harga, Kementan Jual Murah Beras di Pasar hingga Kampung

Akfa Nasrulhaq - detikFinance
Foto: Agung Pambudhy Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Dalam upaya menjaga stabilitas harga dan pasokan bahan pangan pokok dan strategis, khususnya di wilayah Jabodetabek, Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian melalui Toko Tani Indonesia Center (TTIC) secara rutin melakukan gelar pangan murah (GPM).

GPM dilakukan baik di pasar-pasar yang mengalami fluktuasi atau peningkatan harga yang tidak wajar, maupun langsung di perkampungan penduduk. Salah satunya di Pasar Gondangdia Jakarta Pusat, TTIC menggelar GPM pada Rabu (14/11/2018).

Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan BKP Risfaheri mengungkapkan beras segar yang identik dengan TTIC Kementan, dijual dengan harga Rp 8.800/kg. Menurutnya, harga beras TTIC selalu di jual jauh di bawah harga beras medium di pasar.

Risfaheri menjelaskan beras segar yang disiapkan untuk dijual di TTI tersedia dalam kemasan 2 kg dan 5 kg.

"Beras ini bisa dijual jauh lebih murah karena langsung dari petani atau gapoktan yang dibina oleh Badan Ketahanan Pangan Kementan," ujarnya, dalam keterangan tertulis.


Menurut Risfaheri, dengan langsung memperoleh dari petani dan menyalurkan langsung melalui TTI/TTIC ke konsumen, dapat memotong rantai distribusi yang panjang menjadi 3 titik distribusi, yaitu petani atau gapoktan, TTI dan ke konsumen akhir.

Risfaheri mengungkapkan aksi ini dilakukan sebagai respon cepat terhadap pemberitaan sebelumnya yang menyatakan bahwa beras medium di pasar Gondangia Jakarta Rp 11.000/kg.

Pasar Gondangdia yang terletak di wilayah Menteng, kawasan penduduk mayoritas menengah ke atas. Salah satu penjual beras di pasar Gondandia, Amin, mengungkapkan konsumen di sini lebih memperhatikan kualitas dari pada harganya.

"Konsumen disini banyak mencari beras berkualitas," ujar Amin.

Meskipun demikian, TTIC Kementan, tetap merespon cepat ketika harga beras di Pasar Gondangdia terlihat sedikit lebih tinggi, dibanding pasar lainnya di wilayah Jakarta.


Oleh karena itu, kehadiran TTIC dalam rutinitas GPM disambut baik oleh Kepala Pasar Imla Hasanah yang juga mendampingi kegiatan GPM serta masyarakat sekitarnya. Hal ini terlihat dari penjualan beras segar sekitar setengah ton yang habis dalam waktu hanya 1 jam. (idr/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed