Follow detikFinance Follow Linkedin
Minggu, 18 Nov 2018 17:21 WIB

KRL Bakal Sampai Rangkasbitung, Ini Kata Menhub

Saifan Zaking - detikFinance
Foto: Stasiun Rangkasbitung berbenah jelang dilintasi KRL (Kartika-detikcom) Foto: Stasiun Rangkasbitung berbenah jelang dilintasi KRL (Kartika-detikcom)
Banten - PT Kereta Api Indonesia Commuter Jabodetabek (PT KCJ) menargetkan 1,2 juta penumpang yang dapat dilayani pada tahun 2019. Untuk itu PT KCJ akan mengoperasikan KRL hingga stasiun Rangkasbitung.

Dengan adanya penambahan kapasitas penumpang diharapkan makin banyak masyarakat terutamad di Rangkasbitung yang bisa dilayani dengan KRL.

"Dengan begitu akan memudahkan warga Rangkasbitung yang ingin ke Tanah Abang. Dan juga sebaliknya. Namun begitu, pemerintah juga mendorong ada kawasan ekonomi, di wilayah setempat. Sehingga tidak semua warga ke Jakarta untuk bekerja," jelas Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau proyek padat karya di Stasiun Citeras dan juga Maja, Banten, Minggu (18/11/2018).


Mantan Dirut Angkasa Pura II itu kemudian berdialog dengan para pekerja yang mengerjakan proyek padat karya tersebut. Selain itu, Budi Karya melihat perkembangan pembangunan Stasiun Citeras, Banten, yang dimodernisasi.

Serta melihat proyek double track atau Jalur ganda Maja-Rangkasbitung di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.
Yang memiliki Panjang lintasan Km 62+700-Km 79+900 (17,2 km'sp).

Kereta Api (KA) Tanah Abang-Rangkasbitung sebelumnya menggunakan kereta api lokal/KRD (4 KA/hari). Rata-rata penumpang di stasiun Citeras 326 penumpang per hari.Sedangkan di Stasiun Rangkasbitung 5.887hari.

Pada awal maret 2017, lintas Angke-Tanah Abang-Rangkas Bitung dilayani KRL 4 KA per hari dengan kapasitas angkut 7.200 penumpang per hari.

Mulai 1 april 2017, lintas Angke-Tanah Abang-Rangkasbitung dilayani KRL lintas Maja-Tanah Abang 153 KA per hari dan 34 ka per hari keberangkatan/kedatangan Rangkas Bitung. Total perjalanan KRL menjadi 187 KA per hari.

Dengan kapasitas angkut 307.800 penumpang per hari. Dari 34 KA/hari keberangkatan/kedatangan dari Rangkasbitung akan ditingkatkan menjadi 64 KA/hari.

Sementara itu, program padat karya Balai Teknik Perkeretaapian wilayah Jakarta dan Banten, yakni pertama lektrifikasi listrik aliran atas jalur ganda Ka Km 63+200-Km 80+700 antara Maja-Rangkasbitung.

Kedua, sterilisasi jalur KA antara Maja-Rangkasbitung dan ketiga pekerjaan switch over, bongkar wesel existing dan pasang wesel baru, termasuk MTT jalur ganda KA antara Maja-Rangkasbitung.

Direktur Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Zulfikri mengatakan, stasiun itu akan segera diresmikan. "Stasiun Citeras ini di modernisasi. Dalam waktu dekat akan segera diresmikan," ujar Zulfikri saat ikut mendampingi Menhub.


Selain Citeras, ada beberapa stasiun lainnya yang juga dimodernisasi. Yakni Stasiun Klender, Buaran, Klender Baru, Cakung dan Kranji, yang diresmikan November 2018.

Adapun pengoperasian Stasiun Citeras dijadwalkan dilakukan akhir 2018. Serta pengoperasian double track Maja-Rangkasbitung dan pengoperasian elektrifikasi Maja-Rangkasbitung. (zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com