Ada HIMAPINDO, Waktunya Mahasiswa Jabar Jadi Pengusaha

Ada HIMAPINDO, Waktunya Mahasiswa Jabar Jadi Pengusaha

Selfie Miftahul Jannah - detikFinance
Rabu, 21 Nov 2018 20:36 WIB
Ada HIMAPINDO, Waktunya Mahasiswa Jabar Jadi Pengusaha
Foto: dok. Himapindo Jawa Barat
Karawang - Mahasiswa dari 30 perguruan tinggi se Jawa Barat antusias mengikuti acara deklarasi Himpunan Mahasiswa Pengusaha Muda Indonesia (HIMAPINDO) yang di selenggarakan pada hari minggu 18 November 2018 bertempat di aula pemda kabupaten karawang.

Kegiatan deklarasi yang juga dikemas dalam acara talk show yang mengangkat tema "menjadi pengusaha sebelum sarjana" di ikuti oleh 600 peserta dengan pembicara Ir. Abdul Aziz selaku Ketua Dewan Pembina Himapindo sekaligus Ceo Detik. Com, Budiyanto, S.P.i selaku Ketua Umum Himapindo sekaligus Presiden Direktur Budiyanto Corporation.

Acara ini di buka langsung oleh Kepala Dinas pendidikan dan kepemudaan kabupaten karawang Bpk. Dadan. Beliau dalam sambutannya menyampaikan terimakasih karena telah memilih Kabupaten Karawang sebagai tuan rumah kegiatan deklarasi ini. Bahkan ia berpesan kepada mahasiswa untuk tidak menjadikan PNS sebagai pilihanya karirnya tapi bagaimana mahasiswa memilih entrepreneur sebagai karirnya. Budiyanto dalam pemaparannya menyampaikan bahwa untuk memulai suatu usaha yang pertama diperlukan adalah jaringan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ada HIMAPINDO, Waktunya Mahasiswa Jabar Jadi PengusahaFoto: dok. Himapindo Jawa Barat

Ia berpesan bahwa modal utama adalah jaringan bukan uang. Jadi manfaatkan betul setiap jaringannya dan jadikan itu sebagai peluang usaha. Bahkan menurutnya akan menjadi kebodohan yang sistematis kalau pada acara ini kalian tidak menambah teman baru. Karena sekelas Steve Jobb saja bisa menjadi salah satu orang terkaya di dunia karena mampu mengkoneksikan jaringannya menjadi modal utama untuk memulai usahanya.

Menurut Abdul Aziz menjadi wirausaha adalah pekerjaan yang bisa berpeluang sangat besar untuk kemapanan hidupnya. Sehingga dalam menjalankan sebuah usaha agar ia bisa survive maka harus ada produktivitas dan efesiensi yang ditunjang oleh SDM yang berkualitas Tinggi agar produktivitas dan efesiensi tersebut bisa melahirkan inovasi dan kreatifitas sehingga pada puncaknya ia bisa menjadikannya entrepreneurship.

Sedangkan menurut sekjen Himapindo Eenk Heryono, Himapindo konsen dan serius untuk mencetak mahasiswa jadi pengusaha sebelum sarjana karena sangat miris ketika melihat fenomena saat ini pelamar CPNS mencapai angka 3juta padahal kebutuhan nya hanya sekitar 280ribu. Ia berpendapat kalau mahasiswa selalu berprinsip untuk bisa berpenghasilan harus jadi PNS maka dengan melihat fakta ini bisa jadi di negeri ini akan dihuni oleh pengangguran yang bertitle sarjana karena angkatan kerja tidak sesuai dengan ketersediaan peluang kerja. Oleh karena itu STOP kita membudidayakan melamar kerja tapi mari melalui himapindo ini kita lulus kuliah siap merekrut tenaga kerja.

Dalam kegiatan ini juga melantik pengurus Himapindo wilayah Jawa Barat di bawah pimpinan saudara Diky Slamet dari Universitas Singaperbangsa Karawang dan Larasati dari STIEB Perdana Mandiri Purwakarta

Maka dengan begitu koordinasi percepatan menjadi pengusaha sebelum sarjana akan terakomodir dengan sebaik-baiknya melalui kegiatan pelatihan ke depannya. (dna/dna)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads