"Fokus saya dari dulu memang memberi masukan untuk kebijakan publik ekonomi.Saya punya guideline-nya itu B-I-C-A-R-A," ungkapnya saat memaparkan idenya pada acara Paramadina Public Policy Talk Series, di Rasuna Epicentrum, Kamis siang (22/11/2018).
"Mulai dari B, beneficial yang pasti kebijakan harus berguna. I, impactful ada dampaknya langsung ke masyarakat. C, clear, kebijakannya jelas," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu ada A yang merupakan singkatan dari applicable, yang maksudnya adalah bisa diterapkan. Lalu R yang merupakan singkatan dari reasonable atau bisa diterima dan logis.
"Terakhir itu A, acceptable secara politikal bisa diterima. Jadi kita harus "B I C A R A" dahulu sebelum membuat kebijakan publik," ungkapnya.
Menurut Sandi apabila sudah menerapkan semua poin dari "B I C A R A", sebuah kebijakan publik akan menjadi tepat guna dan diterima di masyarakat.
"Kalau tidak "B I C A R A" kebijakannya akan gagal, dan cenderung bisa berubah-ubah. Banyak kejadiannya dari pemerintahan sejak dulu hingga sekarang kritik-kritik di Indonesia karena kebijakan yang berubah-ubah," ujarnya. (zlf/zlf)











































