Pemerintah Tawarkan 3 Opsi Konversi Utang Pertamina

Pemerintah Tawarkan 3 Opsi Konversi Utang Pertamina

- detikFinance
Rabu, 31 Agu 2005 17:09 WIB
Jakarta - Pemerintah mengusulkan 3 opsi terkait konversi utang Pertamina kepada pemerintah. Opsi itu merupakan bagian dari pembentukan neraca pembukaan PT Pertamina (persero).Alternatif pertama, neraca Pertamina per 16 September 2003 tanpa konversi utang kepada pemerintah (utang jangka pendek) sehingga nilai penyertaan modal pemerintah (PMP) Rp 98,8 triliun. Alternatif kedua, neraca Pertamina per 16 September dengan konversi utang kepada pemerintah dari utang jangka pendek ke jangka panjang sehingga nilai PMP Rp 98,8 triliun. Alternatif ketiga, neraca Pertamina per 16 September 2003 dengan konversi utang (utang jangka pendek) menjadi PMP senilai Rp 107 triliun. Demikian disampaikan Ketua Tim Penyusunan neraca awal Pertamina yang juga merupakan Direktur Informasi dan Akuntansi Depkeu Hekinus Manmao di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Rabu (31/8/2005).Mengenai alternatif mana yang akan dipakai, menurut Hekinus, tergantung dari pemerintah. "Dari sisi Pertamina mintanya ada konversi utang. Dari sisi pemerintah minta dipotong uang subsidi perhitungan pembayaran saat ini. Kita tawarkan jalan tengah dipindahkannya jangka pendek ke jangka panjang," ujarnya.Sementara dari sisi DPR minta agar utang tersebut tidak dianggap jatuh tempo sekarang, sehingga DPR meminta agar dijadikan penyertaan modal. Wakil Ketua Panitia Anggaran Amir Said mengatakan, pembahasan kali ini berdasarkan rapat semester I APBN 2005 yang menyatakan sebelum dibahas semester II-2005, pemerintah harus menyerahkan neraca pembukaan Pertamina. Neraca awal penting untuk menghitung biaya pokok dan jenis BBM sebagai dasar penentuan jumlah subsidi. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads