Kadin: Presiden Tak Perlu Reshuffle Tim Ekonomi

Kadin: Presiden Tak Perlu Reshuffle Tim Ekonomi

- detikFinance
Kamis, 01 Sep 2005 05:45 WIB
Jakarta - Dukungan terhadap sikap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang belum berkomitmen untuk me-reshuffle kabinet datang dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia. Menurut Ketua umum Kadin MS Hidayat, presiden memang tidak perlu lakukan reshuffle tim ekonomi."Yang perlu dilakukan saat ini masing-masing menteri siapkan white paper berisi matrik dan action plan sebagai parameter pencapaian keberhasilan. Sehingga presiden bisa menggunakan untuk punishment menteri tersebut apabila tidak mencapai target," kata Hidayat..Menurut Hidayat, kepada wartawan di Menara Kadin Indonesia, Jl. Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (31/8/2005), pemerintah harus punya penjadwalan dari setiap action plan. "Jika tidak maka pasar akan kehilangan kepercayaan," katanya.Hidayat juga menilai apa yang dilakukan Bank Indonesia dengan mengeluarkan paket kebijakan ekonomi bagus untuk penguatan rupiah. Tapi pemerintah tidak boleh berhenti beraksi karena penguatannya tidak bersifat jangka panjang. Jika tidak ada kejelasan kembali dari pemerintah, maka rupiah merosot kembali."Cukup untuk berwacana sekarang waktunya action dengan time table, layaknya mengelola perusahaan," ujar Hidayat seraya menilai pemerintah selama ini hanya berkutat pada wacanadan berdebat di kabinet dan masih belum ada putusan.Akibatnya pasar mengangap tim ekonomi tidak paham duduk masalah. "Pertumbuhan hanya bisa dilakukan bila investasi bertambah. Yang terjadi saat ini akibat pemerintah kurang cepat merespons pasar," jelas Hidayat.Hidayat mengakui pesimistis asumsi pertumbuhan ekonomi 6.2 persen bisa tercapai pada saat yang dinilainya masuk dalam status quo. Sebab pertumbulan kuartal ini akan menjadilebih rendah dibandingkan kuartal sebelumnya. (gtp/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads