Gaji PNS Naik 5% Nggak Cukup Kalau Gaya Hidupnya Mewah

Saifan Zaking - detikFinance
Rabu, 12 Des 2018 16:31 WIB
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Pemerintah memutuskan untuk menaikkan gaji pokok pegawai negeri sipil (PNS) sebesar 5% di tahun 2019. Kenaikan ini merupakan yang pertama kalinya sejak tahun 2015.

Pengamat kebijakan publik Agus Pambagio menilai kenaikan gaji pokok PNS ini telah sesuai dengan tingkat inflasi yang ada. Menurutnya, keputusan pemerintah menaikkan gaji pokok PNS 5% sudah tepat.

"Sudah sesuai, dengan inflasi yang ada saat ini sudah cukup ya, ya kan kenaikan gaji kan kalau uangnya nggak cukup ya gajinya PNS nggak akan naik, kan," kata Agus kepada detikFinance, Jakarta, Rabu (12/12/2018).

Agus mengatakan, kenaikan gaji pokok ini sudah cukup untuk membantu PNS dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Namun, kata dia, semua itu kembali pada tingkat kebutuhan masing-masing PNS.


Menurutnya, konsumsi yang tinggi akan membuat orang kesulitan untuk menghidupi dirinya sendiri. Gaya hidup yang berlebihan akan membuat orang tersebut merasa gaji yang telah dinaikkan pun akan terasa kurang.

"Kalau cukup tidak cukup tergantung manusianya, cukup-cukup saja sebenarnya, yang buat nggak cukup kan konsumsinya, semakin tinggi tingkat konsumsinya ya dia bakal susah buat penuhi kebutuhan dia," katanya.

"1% saja itu berarti. Cukup tidak cukup itu tergantung dari kebutuhan hidup orangnya, bagaimana kalau dia gaya hidupnya boros dan gajinya cuma segitu, ya pasti dia akan kurang," sambung dia.

Walau begitu Agus mengatakan, bahwa kebutuhan dan gaya hidup setiap PNS tak bisa disamaratakan.

"Kebutuhan setiap orang beda-beda, kalau gaya hidupnya mewah ya jelas nggak cukup tapi kalau yang sederhana ya cukup-cukup saja," tuturnya.




Tonton juga 'Prabowo-Mardani Tak Kompak soal Gaji Guru?':

[Gambas:Video 20detik]

Gaji PNS Naik 5% Nggak Cukup Kalau Gaya Hidupnya Mewah

(fdl/fdl)